|
Mahasiswa secara bersamaan memblokir jalan didepan kampus |
|
|
|
|
Ditulis oleh hs_all
|
|
Wednesday, 03 March 2010 |
Makassar, Hak Suara Aksi demo yang terjadi di Makassar oleh sejumlah elemen menyikapi kasus bail out Bank Century, Rabu, 3 Maret 2010 di Jakarta, Makassarpun ikut ricuh.
Akibatnya, berdasarkan pantauan VIVAnews, seorang polisi yang merupakan ajudan Kapolwiltabes Makassar, Brigpol Jayadi terluka dibagian kepala akibat terkena lemparan batu oleh mahasiswa. Aksi saling lempar batu terjadi, saat mahasiswa secara bersamaan memblokir jalan didepan kampus mereka. Seperti di depan kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Makassar dan Unismuh di Jalan Sultan Alauddin. Ditempat lain terjadi aksi serupa, yakni mahasiswa Universitas Negeri Makassar di Jalan AP Pettarani, mahasiswa Unhas di Perintis Kemerdekaan, mahasiswa Universitas 45 dan Universitas Muslim Indonesia Makassar di jalan Urip Sumoharjo. Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyandra mobil trek untuk dan diletakkan secara melintang. Seperti yang terlihat didepan kampus UIN Alauddin Makassar, dengan memblokir 2 truk pasir. Mobil tersebut juga dinaiki oleh mahasiswa untuk digunakan sebagai mimbar saat berorasi. Akibat aksi pemblokiran jalan itu, sejumlah jalan utama di Makassar macet total. Pengguna jalan terpaksa mencari jalan alternatif untuk melanjutkan perjalanan. Sementara dalam pernyataan sikapnya, para mahasiswa sepakat mengusung satu tema, yakni menuntut pertanggungjawaban SBY, Boediono dan Sri muliani. "Mereka tidak boleh tidak harus mundur," teriak Fahmuddin, koordinator aksi BEM UIN Alauddin Makassar. Aksi tersebut mendapat pengawalan dari puluhan polisi. Namun tidak mengambil keputusan menindak para pengunjuk rasa. Polisi hanya terlihat mengarahkan para pengguna jalan.(hs_all). |
|
Terakhir Diperbaharui ( Saturday, 06 March 2010 )
|