Umum

Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Jeneponto Bertekad Capai SDGs 2030

Angkatan Muda Muhammadiyah Jeneponto bertekad mewujudkan tercapainya Sustainable Development Goals (SDGs) 2030. Hal ini diungkapkan saat penutupan pelatihan capacity building CSO Management Programmer dan Management Voulenterism, di Aula Dinas Pemuda dan Olahraga Jeneponto, Senin2/2018).

Communty TBC-HIV Care Aisyiyah, menfasilitasi angkatan muda Muhammadiyah Jeneponto diantaranya dari IMM, IPM, Pemuda Muhammadiyah, Lazismu, Nasyiatul Aisyiyah, dalam memperkenalkan terkait tujuan pembangunan keberlanjutan atau lebih dikenal dengan SDGs.

Salah satu poin dari 17 Tujuan Pembangunan SDGs adalah terkait kesehatan, yakni Kesehatan yang baik menjamin kehidupan yang sehat dan mendorong kesejahteraan bagi semua orang di segala usia. Bebas dari segala penyakit, termasuk saat ini jadi problem global adalah penyakit TBC.
“kami datangkan fasilitator salah duta PBB untuk SDGs, yakni bang Hendryadi, beliau juga adalah fasilitator berkeja di Unicef wilayah Sulawesi”. ujar Muh Syahrir Direktur Shihha Institute, yang selama ini jadi mitra dalam penanggulangan TB bersama Communty TBC-HIV Care Aisyiyah Jeneponto.

Hendryadi, fasilitator kegiatan menyatakan di hadapan peserta bahwa SDGs mungkin terdengar asing ataupun sulit pada awalnya. Namun pada esensinya, kontribusi kepada SDGs dapat dilakukan dengan hal-hal kecil disekitar kita. Satu aksi kecil yang dilakukan pemuda untuk negeri ini sangat berarti dalam menentukan tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan ini.

Tujuan SDGs melanjutkan semangat MDGs yaitu untuk mengurangi jumlah kemiskinan, dan menambahkan agenda terkait seperti melawan ketidak adilan dan diskriminasi, peningkatan taraf pendidikan dan kesehatan, serta pelestarian lingkungan.
“Nah diharapkan peran pemuda sebagai pengaruh utama perubahan dapat berpartisipasi aktif dalam SDGs. Memanfaatkan momentum bonus demografi yang tinggi, keterlibatan pemuda dapat menjadi penyambung pada rantai yang belum dapat disempurnakan pada MDGs yang terdahulu”. Ungkap Hendry yang juga Founder Sahabat Pulau yang pernah tampil di Kick Andy.

Muh Ruslan, Ketua Pemuda Muhammadiyah Jeneponto mewakili AMM, menyatakan tekad secara bersama untuk mengambil peran dalam mewujudkan tujuan SDGs 2030, “kami akan menggagas adanya desa percontohan yakni pemuda pelopor untuk SDGs”.

Pelatihan capacity building dilaksanakan oleh Communty TBC-HIV Care Aisyiyah Jeneponto berlangsung selama tiga hari, 01-03 Desember 2018.

Previous ArticleNext Article