Hukum dan Kriminal

Antisipasi Penimbunan Masker dan Handsanitizer, Polres Palu Sidak Apotek dan Toko Obat

PALU, Hak Suara,– Mengantisipasi penimbunan masker dan Hand sanitizer, jajaran Polres Palu melakukan sidak ke pusat perbelanjaan seperti swalayan, toko obat, hingga apotek, Rabu (04/03/2020)

Kapolres Palu AKBP H.Moch Sholeh, SIK.SH.MH melalui Kabagops Polres Palu, AKP Awaluddin Rahman,SH.MH yang memimpin langsung giat tersebut mengatakan dari hasil sidak tersebut belum ditemukannya indikasi penimbunan masker dan hand sanitizer tetapi ada kita dapati kenaikan harga yang tidak normal. Itupun karena harga dari distributor memang naik. Setelah dikonfirmasi ke beberapa Perusahaan Besar Farmasi, mereka membenarkan adanya kenaikan harga, itu juga karena pihak distributor mendapat harga yang naik dari pabrik mencapai 100 – 105 persen.

” tadi itu baru monitoring dan memberikan warning siapa saja yang menjual diatas rata2 akan kami periksa ” tegas Awaludin

“Seluruh jajaran Polsek sidak ke sejumlah pusat perbelanjaan, dan apotek, guna menepis isu adanya penimbunan masker dan hand sanitizer khususnya di wilayah Palu ” ujarnya.

Kabagops juga menambahkan, sidak tersebut juga untuk mensosialisasikan adanya aturan Pidana terkait penimbunan masker dan hand sanitizer.

“Oknum yang mengambil keuntungan dengan menimbun barang dapat dijerat Pasal 107 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan dengan ancaman 5 tahun penjara dan denda Rp 50 miliar,” tambahnya.

Ada beberapa PT distributor yakni : PT. kimia Parma
Masker Aximed di jual dengan harga Rp. 28.000/dos dengan isi 50 lembar.

Selanjutnya PT. Sapta Sari
Harga per boks masker merek Alximed Rp.25.000 dengan isi 50 lembar.

Dan terakhir PT. APL Cabang Palu
Masker kesehatan merek Nexcare hijab masker per pack isi 4 Pcs dijual dengan harga Rp.5.300 dan Nexcare Extra Carbon masker per pack isi 3 pcs dijual dengan harga Rp.5.400

Biasanya, lanjut Awaludin, modus para pelaku mengakomodir yang didasarkan pada orientasi mengambil keuntungan besar dengan cara tidak wajar , seperti penjualan lewat online.“Bahkan merugikan orang lain dengan cara menimbun barang. Dan kami pasti akan sikat,” tegasnya.(MB/Humas polres palu)

Previous ArticleNext Article

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.