Politik dan Pembangunan

Antusiasme Ibu-Ibu Desa Sanawuyu Turut Serta Dalam Pembangunan Desa

Haksuara,Nias 13 -12-2017 .Sepanjang tahun 2017 ini program membangun desa sedang dilaksanakan di seluruh penjuru Indonesia melalui aliran dana dari Pemerintah yang dialokasikan ke setiap daerah atau pedesaan. Dalam kegiatan tersebut, banyak diprogramkan oleh masyarakat untuk memenuhi sarana dan prasarana di pedesaan seperti pembuatan jalan, pelatihan untuk ibu rumah tangga agar memiliki keterampilan khusus,dll.

Program seperti itu juga dilaksanakan di desa Sanawuyu, Kecamatan Sawo, Nias Utara. Dimana pada program pembangunan jalan, tidak hanya para pria yang terlihat sibuk bekerja sama membangun jalan, tetapi uniknya para ibu-ibu Desa Sanawuyu juga sangat antusias dan ambil bagian dalam pembangunan jalan. Hal ini tentunya menjadi contoh yang baik dan juga menjadi semangat para pemimpin Desa untuk terus memajukan desanya, dimana saat ini Desa Sanawuyu masih dipimpin oleh kepala Desa terpilih yang kedua kalinya yaitu bapak Moderato Telaumbanua.

Pelaksanaan ini diawali oleh sebuah perencanaan yang cukup matang melalui musyawarah di tingkat desa agar penggunaan dana bantuan untuk pedesaan tersebut tidak disalahgunakan. Untuk kegiatan pembuatan jalan di lingkungan desa Sanawuyu pastinya merupakan suatu pekerjaan yang cukup menguras tenaga atau kerja berat. Ini kebanyakan hanya dilakukan oleh kaum pria, tetapi tidak untuk desa Sanawuyu karena para ibu rumah tangga juga turut ambil bagian.

Hal bukan dikarenakan oleh tidak adanya atau kekurangan kaum laki-laki di desa Sanawuyu, namun ide ini berawal dari kemauan mereka sendiri untuk dapat membantu para laki-laki. Di hati mereka merasa terpanggil kalau kaum wanita juga bisa melakukan pekerjaan yang seharusnya hanya dapat dilakukan oleh laki-laki. “Secara bergotong royong, apapun pekerjaan pasti bisa dilakukan”, ujar salah satu ibu yang peluhnya sudah bercucuran.

Kepala Desa Sanawuyu : Moderato Telaumbanua Waktu di hubungi HAk Suara mengatakan ,

Kegigihan dari para ibu-ibu desa Sanawuyu tampak dari semangat mereka yang tanpa mengenal bahwa pekerjaan tersebut tidak wajar dilakukan oleh mereka. Para ibu-ibu tersebut tampak sudah sangat mahir dengan pekerjaannya seperti mencangkul, mennyusun batu, membawa kerikil atau pasir dengan gerobak sorong dan lain sebagainya.

Semangat dari para ibu-ibu perkasa inilah mungkin dapat kita jadikan pandangan bahwa kaum wanita janganlah dianggap lemah, mereka dapat membantu kaum laki-laki selagi tidak meninggalkan tugas utamanya dirumah sebagai ibu rumah tangga. Kalau sudah ada tekad yang kuat secara bergotong royong, kita dapat membangun desa demi kepentingan bersama. Ditempat terpisah , Dr.Firman Telaumbanua , salah satu tokoh cendekiawan dari putra desa sanawuyu mengatakan , hendaknya semua pihak termotivasi dengan sikap para ibu ibu yang bergairah untuk ikut aerta dalam melaksanakan dan mendorong kemajuan desa. Bahkan Dr. Firman berharap agar sifat gotongroyong seperti ini dapat ditumbuh kembangkan kepada anak anak kita.

Kemajuan suatu desa tentu berada di tangan para aparatur desa dan juga kerja sama yang baik dari masyarakatnya tanpa terkecuali. Desa Sanawuyu sendiri bisa dikatakan mengalami kemajuan yang cukup signifikan dari tahun ke tahun, dan hal ini diharapkan agar terus berjalan demi kemajuan desa.

Previous ArticleNext Article