Umum

Awas, Pelanggan Menunggak Dua Bulan, PDAM Jeneponto Langsung Cabut

JENEPONTO, HAK SUARA.COM – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Jeneponto dalam waktu dekat akan melakukan pemutusan atau pencabutan sambungan langsung pelanggan yang menunggak.

Direktur PDAM Jeneponto, Junaedi mengatakan pihaknya melakukan langkah tersebut karena banyaknya pelanggan yang menunggak. Sehingga untuk mengantisipasi kerugian PDAM yang besar ini, pihaknya akan mengambil tindakan tegas bagi pelanggan yang menunggak dua bulan.

“Jadi kita lakukan pencabutan bagi pelanggan yang menunggak dua bulan. Saya kira hal ini perlu kita lakukan agar pelanggan sadar akan kewajibannya membayar tagihan air PDAM”, tegas Junaedi saat dikonfirmasi, Selasa (03/08/2019).

Dia menjelaskan bagi pelanggan yang sudah dicabut sambungan meterannya, bisa dilakukan penyambungan kembali sepanjang sudah melunasi tunggakannya ditambah biaya pemasangan ulang sambungan sebesar Rp 1 juta, jelas Junaedi.

Junaedi menyebutkan saat ini besarnya tunggakan dari pelanggan mencapai Rp 4 Miliar. Tunggakan tersebut berasal pelanggan niaga seperti pengusaha air galon, sosial seperti mesjid, rumah tangga dan instansi pemerintah.

“Jadi tunggakan pelanggan PDAM Jeneponto saat ini mencapai Rp 4 Miliar. Apabila tunggakan tersebut sudah terbayarkan sekitar 50 persen, maka setidak-tidaknya PDAM bernapas untuk menutupi biaya operasional dimana diketahui kondisi PDAM Jeneponto saat ini sedang sakit”, ungkap Junaedi.

Oleh karena itu, Junaedi meminta kepada para pelanggan PDAM di Jeneponto untuk segera melunasi tunggakannya untuk menghindari pencabutan meteran yang akan dilakukan dalam dua hari kedepan, pungkasnya. (Lau)

Previous ArticleNext Article

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.