Bhayangkari Polres Jeneponto Gelar Baksos Kesehatan

    JENEPONTO, HAK SUARA.COM – Bhayangkari Polres Jeneponto menggelar Bakti Sosial Kesehatan, di Puskesmas Buludoang, Kecamatan Bangkala, Kamis (19/08/2019).

    Kegiatan bakti sosial kesehatan yang di gelar ini berupa penyuluhan stunting,
    Penyuluhan Kesehatan Kanker Serviks dan Kanker Payudara, Deteksi Dini Kanker Servik melalui IVA Test, Deteksi dini Kanker Payudara melalui Sadanis,
    dan anjangsana ke masyarakat kurang mampu yang menderita sakit kronis.

    Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ( HKGB ) ke 67 tahun 2019.

    Kasubag Humas Polres Jeneponto AKP Syahrul Regama mengatakan bakti sosial kesehatan ini menitikberatkan pada issue tentang kesehatan perempuan dan anak. Karena berbagai peran yang menentukan generasi penerus ditentukan oleh wawasan, pengetahuan, pemahaman dan status kesehatan dari perempuan/ibu, jelasnya.

    Dikatakannya, Issue stunting juga mendapat perhatian dalam bakti sosial kali ini, karena stunting sudah menjadi issue permasalahan nasional dan menjadi perhatian pemerintah saat ini.

    Syahrul menjelaskan stunting adalah suatu kondisi yang ditandai dengan ketika panjang atau tinggi badan anak kurang jika dibandingka dengan umur teman seusianya.

    Atau mudahnya, kata Syahrul Stunting adalah gangguan pertumbuhan. Ini yang perlu dipahami bersama bahwa stunting itu bukan penyakit tetapi gangguan pertumbuhan. Tetapi apabila.tidak ditangani dengan tepat maka akan menimbulkan penyakit di usia anak dewasa.

    “Stunting bisa dicegah melalui perbaikan gizi mulai dr kehamilan hingga anak usia balita”, imbuh Syahrul.

    Kegiatan bakti sosial kesehatan ini juga melakukan pemeriksaan iva tes dan sadanis sebagai upaya deteksi dini kanker serviks dan kanker payudara.
    Kedua kanker ini merupakan penyebab kematian tertinggi bagi perempuan.

    Syahrul menambahkan dengan kegiatan ini diharapkan membuat para ibu-ibu dan perempuan mulai sadar dan paham akan kebutuhan kesehatannya, sehingga dengan para ibu paham akan kesehatan maka tentu kualitas derajat kesehatan para ibu/perempuan meningkat.

    Dengan status kesehatan dan pemahaman kesehatan yang baik tentu akan mengurangi beban pemerintah untuk menanggulangi beberapa permasalahan kesehatan yang seharusnya bisa dicegah, pungkas Syahrul.

    Hadir pada kegiatan tersebut, Ibu Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Ny. Salmawati Paris, Ketua Persit KCK 1425 Jeneponto, Ketua Bhayangkari Cabang Jeneponto, Para Kader Posyandu dan PKK serta masyarakat umum. (Lau)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here