oleh

BKD Gunakan stempel “Palsu” Pada Surat Keputusan Pengangkatan Pejabat, Apakah Ingin Bohongi Para Yang di Lantik atau Ingin menjatuhkan Citra Pemda Nisel ?

-Tak Berkategori-39 views

Nias , Hak Suara. Penggunaan Stempel bertuliskan BKD Nias Selatan oleh bkd Nias barat alias diduga stempel “Palsu” mengingatkan kita pada kasus penggunaan stempel palsu bertuliskan Gubernur Aceh yang mencuat pada bulan Juni 2019 yang kemudian Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Nova Iriansyah ketika itu dikabarkan, memerintahkan beberapa pejabat di bawahnya untuk mengambil langkah-langkah hukum sesuai mekanisme aturan yang berlaku . Sebab, tindakan semacam itu tidak bisa dimaafkan begitu saja Karena, di dalamnya terdapat pelanggaran administratif dan pelanggaran hukum ¦ Dan, pada kasus dugaan korupsi Patrialis Akbar. Bekas menteri dan hakim mahkamah konstitusi itu yang disinyalir memiliki 28 stempel dengan bermacam-macam tulisan. (dilansir media AJNN.Net tgl 22 Juni 2019)

Beberapa masyarakat bertanya tanya, apakah penggunaan stempel bertuliskan BKD Nias Selatan oleh BKD Nias Barat bertujuan sama seperti yang terjadi di Pemprov Aceh dan kasus Patrials tersebut ?. Jika memiliki tujuan yang sama berarti berkaitan dengan adanya dugaan Korupsi . Jika tujuannya tidak sama, lalu apa tujuan penggunaan stempel yang diduga palsu tersebut? Apakah bertujuan untuk membohongi para pejabat yang dilantik pada tanggal 2 januari 2020 twrsebut? Atau untuk menjatuhkan citra Pemda Nias Selatan ? Bupati Nias Selatan, H.Duha kepada awak media menegaskan, Pemerintah Kabupaten Nias Selatan tidak pernah memberikan stempel kepada Pemerintah Kabupaten Nias Barat.”Kayaknya mereka main stempel-stempel saja, asal bikin stempel saja,” ucapnya. Sebagaimana dilansir kompas.com tgl 9 Januari 2020 .

Mendengar peristiwa yang memalukan ini , Ketua DPRD Kabupaten Nias barat kepada media hak suara.com, menegaskan bahwa kasus ini perlu diusut secara tuntas karena penggunaan Stempel ini (stempel bertuliskan BKD nias selatan) oleh BKD Nias barat ada indikasi penyalahgunaan kewenangan dan bisa memberi keuntungan bagi seseorang ‘ Artinya Stempel ini ada penyalahgunaan kewenangan dan memberi keuntungan bagi seseorang’ tegasnya kepada media haksuara via Whatshap beberapa waktu lalu. Senada dengan itu Salah Seorang tokoh pemuda Nias barat di Jakarta, R Halawa mendesak Bupati Nias barat untuk membeberkan secara terbuka kepada publik tentang history keberadaan stempel yang bertuliskan “BKD Nias selatan’ Tersebut. Desakan tersebut sangat beralasan, Bayangkan betapa besar kekacauan administarsi negara jika stempel tersebut dicetak dan digunakan sejak 5 tahun yang lalu. Berapa banyak sk (Surat Keputusan) dan surat – surat penting lainnya di Nias barat yang terindikasi cacat hukum jika menggunakan stempel “BKD Nias selatan” dan harus dibatalkan. Ia R.Halawa-red menyesalkan Pimpinan Pemda Nias barat yang terkesan tidak profesional dalam menggunakan stempel pada hal, semua orang tahu bahwa stempel
berfungsi untuk menunjukkan keaslian atau legalitas sebuah dokumen. apalagi ini dokumen negara.

Hingga berita ini diterbitkan, Bupati Nias Barat belum memberi komentar atas pertanyaan yang diajukan via whatshap oleh media haksuara. Ikuti berita kami seelanjutnya .Insya Allah kami beritakan kepada pembaca tanggapan pejabat tingkat atas terkait masalah ini.