Info KANNI

Bocah Penderita Penyakit Kanker Stadium 4 Butuh Dukungan Doa Dan Uluran Tangan


Hak Suara.com – Medan 22 Sep 2020. Wifer Aryaguna Zai, anak berusia 2,7 tahun, penderita penyakit yang cukup menyiksa yaitu Mata sebelah kirinya diserang tumor ganas, sehingga harus bolak – balik berobat di RS. Gunungsitoli dan RSUP Adam Malik Medan.

Wifer Aryaguna Zai Anak dari pasangan Suami istri Temasòkhi Zai (Ayah) dan Medika Hia (Ibu), berasal dari Desa Hilimbuasi Kec. Lòlòfitu Moi Nias Barat – Sumatera Utara.

Menurut penuturan orang tua Wifer, penyakit mata si anak mulai diketahui sejak berusia 9 bulan.

“Saya masih ingat, sekitar awal November 2018, saat bangun pagi, saya melihat mata kiri Wifer memerah. Bola matanya memutih. Kami pun bawa anak kami di puskesmas terdekat. Namun, 4 hari berlalu, tak kunjung sembuh, akhirnya Wifer kami bawa ke RS. Gunungsitoli,” tutur Medika Hia, ibund Wifer.

Tidak ada perubahan yang nyata, mata Wifer malah bengkak dan memerah.

Tapi, orang tuanya tidak berhenti untuk mengobati anaknya di RS. Gunungsitoli.

Sudah Beberapa kali berobat di rumah sakit tersebut, bengkak mata Wifer berkurang tapi mata kirinya malah parah.

Sekitar Maret 2020 lalu, mulai ada benjolan di mata sebelah kiri. Dari konsultasi dokter, Wifer direkomendasi utk dioperasi di Medan.

“Mendengar rekomendasi dan saran dokter, kami hanya bisa menangis. Hati kami hancur. Soalnya, tidak ada biaya,” ungkap ibundanya Wifer.

Namun, tidak ada pilihan buat orang tuanya. Berbekal seadanya, dan dukungan beberapa pihak, pada Juni lalu, Wifer pun dibawa ke RSUP. Adam Malik Medan.

Oleh dokter RSUP Adam Malik, Wifer didiagnosis kena retinoblastoma atau tumor mata stadium 4.

Wifer pun harus melalui beberapa tindakan pemulihan. Untuk tahap pertama, di-radioterapi sebanyak 28 kali – Sdh selesai.

Dari proses radioterapi tersebut, benjolan mata Wifer mengecil; bengkak di lehernya hilang.

Namun, tangan, kaki dan punggung Wifer masih bengkak. Di kepalanya ada benjolan. Mata kanannya memerah dan berair. Hidung terkadang mengeluarkan darah. Susah berjalan.
Siang malam menangis, karna sakit.

Dalam waktu tidak lama, Wifer akan di-scan untuk tindakan berikutnya. Infonya, beberapa kali akan menjalani kemoterapi.

Dan sampai sekarang belum diketahui, sampai kapan proses penyembuhannya.

Orang tuanya sangat membutuh uluran tangan karena berbagai biaya yang dibutuhkan, di antaranya biaya transportasi, biaya hidup selama di Medan.

Orang tua wifer, beprofesi sebagai petani yang penghasilannya pas-pasan. Dan semua kerjaan terbengkalai karena fokus mengurus Wifer yang sedang sakit.

Bagi bapak/Ibu, saudara/ri yang ingin berbagi kasih, bantuanny dapat disalurkan langsung
Ke Rekening no. 7237-01-009530-53-9 (BRI)
an. Temasokhi Zai (ayahanda Wifer Zai).

Kontak person :
Medika Hia – 081216347419 (telp/WA).

Dan atas dukungan doa dan segala bantuan Bapak/Ibu, saudara/ri semua, keluarga mengucapkan banyak Terimakasih.


Previous ArticleNext Article

4 Comments

  1. But wanna comment on few general things, The website pattern is perfect, the content is real excellent. “Good judgment comes from experience, and experience comes from bad judgment.” by Barry LePatner.

  2. I will right away take hold of your rss feed as I can’t find your email subscription link or newsletter service. Do you have any? Please allow me realize so that I may subscribe. Thanks.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.