Politik dan Pembangunan

Bupati Sigi Hadir Simposium Nasional Reforma Agraria Di Jakarta

Jakarta Hak Suara,- Bupati Sigi Mohamad Irwan didampingi Kadis Lingkungan Hidup menghadiri undangan Simposium Nasional “Reforma Agraria, implies, Reforma Kehutanan” yang diselenggarakan oleh Forci Development Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor bekerja sama dengan Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Kehutanan (FOReTIKA) dan didukung oleh The Asia Foundation di Gaharu Ballroom Swiss-Belresidences Kalibata, Jakarta Senin (13/1/2020).

Simposium Nasional ini dibuka secara resmi oleh Ketua Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Kehutanan (FOReTIKA) Dr. Ir. Rinekso Soekmadi, M.Sc.F.Trop.

Kegiatan ini juga mengundang dan dihadiri anggota FOReTIKA, Perwakilan Pemerintah Daerah (Provinsi dan Kabupaten), Perwakilan Kementerian/Lembaga Negara, Perwakilan Organisasi Masyarakat Sipil, Lembaga Penelitian dan Pusat Studi, Asosiasi dan Forum Multipihak, Privat Sektor, Lembaga Donor dan Mitra Pembangunan Pemerintah, serta para Jurnalis.

Ketua Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Kehutanan (FOReTIKA) Dr. Ir. Rinekso Soekmadi, M.Sc.F.Trop. menyampaikan bahwa tujuan Simposium Nasional pada dasarnya adalah untuk merumuskan landasan arah pembaruan kehutanan yang sejalan dengan mandat konstitusi dan cita-cita revolusi Indonesia, serta esensi reforma agraria dengan transisi
sosial, merumuskan rekomendasi dan langkah strategis perwujudan pembaruan kehutanan
untuk Pemerintah Periode 2019-2024 dan mengarusutamakan urgensi pembaruan kehutanan sebagai landasan pengurusan sumberdaya hutan nasional kepada masyarakat (publik).

” saya berharap agar Simposium Nasional dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap perjuangan reforma agraria & pelaksanaan agenda prioritas Pemerintah Indonesia Tahun 2019-2024,”harapnya.

Pada kegiatan tersebut Bupati Sigi mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan pandangan dan ide terkait reforma agraria khususnya yang telah dijalankan di Kab. Sigi. Beliau menjelaskan secara rinci proses reforma agraria mulai dari dirintis hingga proses pengusulan ke Kementerian KLHK RI saat ini.

Bupati sigi juga menyampaikan bahwa pembukaan akses melalui reforma agraria secara langsung akan berdampak pada penciptaan ruang-ruang ekonomi masyarakat, yang mana hal ini sejakan dengan visi dan misi dari Kabupaten Sigi.

” Dalam Simposium Nasional ini, betapa pentingnya komitmen dari semua pihak baik dari pihak pemerintah pusat maupun pemerintah daerah hingga dukungan masyarakat. Bupati Sigi juga menyarankan keterlibatan akademisi dalam mendukung proses-proses reforma agraria di Indonesia,”tutupnya. (lin/HMS)

Previous ArticleNext Article

51 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.