Pemilu dan Pilkada

DOA BERSAMA SATUKAN BANGSA DI PONDOK PESANTREN AL HUDA

Hak suara.Subang-Berbagai upaya dilakukan agar pelaksanaan Pemilu 2019 ini berlangsung aman dan damai. Salah satunya, dengan menggelar Manakib kubro dan Dzikir bersama.

Ada ratusan jamaah Pondok Pesantren AL-Huda yang pimpinanya KH. Adang Kokasih yang hadir. Dan juga turut hadir dari Pemerintahan, Tokoh agama, Santri dan masyarakat di wilayah Subang dan sekitarnya.

KH. Adang Kokasih menyampaikan, Kegiatan dzikir dan Munakib Kubro ini mengambil tema “Doa bersama satukan bangsa untuk ketuhanan kesatuan NKRI guna tercipta pemilu damai 2019 tanpa SARA dan Hoaks”. Ungkapnya kepada awak media disela acara, Subang (22/03).

“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk cinta umat islam dan para kyai Pondokan pada Negara Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945”.

Kyai Adang juga mengatakan, dengan terselenggaranya kegiatan ini kita semoga para ulama dan kyai mengajak masyarakat seluruh Indonesia dan juga kaum muda milenial selaku pemilih pemula agar untuk mensukseskan pemilu dengan menggunakan hak pilihnya pada 17 April nanti. Untuk terkait pilihan, bahwa umat sekarang sudah pintar dan tidak mudah terprovokasi dengan issue-isue yang bisa memecah belah kerukunan Indonesia seperti SARA dan Hoaks. Ucap Kyai Adang.

Kyai Adang juga menghimbau, bahwa tentang keberadaan Hoaks, karena hoaks merupakan salah satu upaya memecah umat. Saat ini banyak orang dan kelompok yang melarang Dzikir, tahlilan, rajaban dan lain-lain seperti Ormas HTI. Ulam merupakan salah satu memperjuangan kemerdekaa Indonesia, maka itu kita hormati jerih payah para ulama.

Kyai Adang berharap kepada para elit bangsa yang terlibat dalam pemilu 2019, agar dapat mengutakan kepentingan bangsa, jangan untuk kepentingan pribadi dan kelompok. Semoga selesai Pemilu nanti, semua elit bangsa Indonesia untuk menerima apapun hasilnya, serta siapapun nanti jadi terpilih menjadi presiden agar tetap mendukung presiden terpilih karena kemenangan tersebut adalah kemenangan rakyat indonesia, serta kita tetap bergandeng tangan untuk membangun Indonesia mencapai kesejahtraan seluruh rakyat indoensia. Pesannya.

Turut hadir dalam kegitan Dzikir dan Manakib Kubro yaitu, Sesepuh desa Rancabango KH. Tamat, KH. Mahfud, KH. Halimi, Kapolsek Patok Buesi Kompol Suharjo, Kasat Bimas AKP Supratman , Babinkamtibmas Rancabango Aiptu L Hambali, serta alim ulama dan ibu-ibu Majelis Ta’lim Rancabango serta santri Ponpes Al Huda.

Previous ArticleNext Article

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.