Genggam Sabu Ditangan, Dua Pemuda Asal Karang Bahagia Diringkus Unit Reserse Kriminal Polsek Cikarang Selatan

    HAK SUARA BEKASI – Unit Reserse Kriminial Kepolisian Sektor (Polsek)Cikarang Selatan meringkus pemuda asal Kp Kedaung Rt 02/ Rw 05 Desa Karang Anyar, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, berinisial MSN (23) yang diduga berprofesi pengedar narkotika.
    Kepala Kepolisian Sektor Cikarang Selatan, Kompol Dona Harefa menuturkan MSN ditangkap di Kp Pulau Bambu, Desa Karang Sentosa, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi pada Selasa (24/09) malam sekitar pukul 20.45 WIB.
    “Tersangka kita tangkap menyusul adanya informasi dari masyarakat yang menyebutkan di lokasi tersebut kerap menjadi tempat peredaran narkotika jenis sabu,” ungkapnya, Sabtu (05/10) sore.
    Setelah mendapatkan informasi tersebut, Unit Reskrim Polsek Cikarang Selatan dipimpin Iptu Jefri dan tim langsung menuju lokasi untuk melakukan lidik. Kurang dari beberapa menit, petugas mendapati ada seorang pemuda yang gerak-geriknya mencurigakan.
    “Ada seorang pemuda sedang berjalan. Gerak-geriknya mencurigakan dan sesuai dengan ciri-ciri yang kita dapatkan. Pemuda tersebut langsung kita amankan dan dilakukan penggeladahan badan,” ungkapnya.
    Dari hasil penggeledahan, sambungnya, ditemukan plastik klip bening yang diduga berisi narkotika jenis sabu dengan berat 0,3 gram di genggaman tangan pemuda tersebut. Plastik klip bening tersebut di disimpan dalam bungkus rokok.
    Selain itu, tersangka juga mengakui bahwa barang haram itu didapat dari AP (36), warga Kp Kedaung Rt 02/ Rw 05 Desa Karang Anyar, Kecamatan Karang Bahagia. Kemudian petugas melakukan penangkapan terhadap AP, dimana ia mengakui bahawa Narkotika tersebut dibeli dari AG(DPO) di wilayah Bekasi Timur dimana sebelumnya kedua tersangka menghubungi AG melalui telephone seluler.
    “Petugas kemudian membawa kedua tersangka ke Mapolsek Cikarang Selatan. Dari tangan tersangka, polisi mengamankan 1 bungkus rokok yang didalamnya terdapat 1 plastik bening berisi Narkotika jenis sabu dengan berat 0,3 gram dan 1 unit Hp Black berry,” kata dia.
    Akibat perbuatannya, tersangka terancam Pasal 114 Ayat 1 juncto 112 Ayat 1 UU RI Nomor 5 tahun 2009 tentang Narkotika. “Kasusnya masih kita kembangkan untuk menangkap jaringan diatasnya,” ungkapnya.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here