oleh

GMNI Demo Kantor Cabang BRI Gusit

-Tak Berkategori-1 views

Nias,jumat 02/03/2018

Kacab BRI Gusit: Benar Adanya Uang yang Diambil dari Mahasiswa

 

Kepala Cabang BRI Gunungsitoli Sukman Iskandar membantah bila pegawainya melakukan pungutan liar (pungli) kepada Mahasiswa IKIP Gunungsitoli yang membayarkan uang kuliahnya melalui teller, namun, membenarkan adanya biaya administrasi yang diminta Rp 2.500.

Hal ini disampaikan Sukman saat menjawab pernyataan aksi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Gunungsitoli di halaman Kantor Cabang BRI Gunungsitoli, Jumat (2/3/2018).

“Memang ada uang yang sudah diterima pegawai melebihi dari ketentuan. Hal ini terjadi karena kesepahaman di internal mereka. Dan sisa uang yang lebih dari MOU hari ini dikembalikan juga” kata Sukman yang disahut dengan pekik perjuangan merdeka.

Lanjut Sukman, kejadian itu bukan disengaja. Besarnya biaya administrasi yang disepakati antara Yaperti Nias dengan pihaknya sebesar Rp 1.500 per orang yang dibebankan kepada mahasiswa.

“Hari ini uang itu kami kembalikan. Maka kawallah kami” ujar Sukman dengan pelan.

GMNI Cabang Nias melakukan aksi unjukrasa atas tindakan dugaan pungli yang dilakukan pegawai BRI Cabang Nias.

Pimpinan aksi Mearo Zega mengatakan, pihaknya sebenarnya tidak berkeinginan turun jalan jikalau pihak BRI memberi penjelasan dan tidak arogan.

“Selasa (27/2/2018) teman kami membayar uang kuliahnya melalui teller. Dimintai biaya admin Rp 2.000. Kawan kami ini merasa ada yang tidak beres. Jadi, dia datangi pihak BRI. yang terjadi malah dia diusir dan SATPAM mendorongnya di parkir sampai jatuh dan cedera” kata Mearo.

Maka pihaknya mendesak, bila kejadian ini bukan arahan pimpinan BRI maka pegawai dan SATPAM itu harus di copot.