Info KANNI, Umum

Gugatan Dugaan Perampasan Hak Mulai Di Gelar Di Pengadilan Negri Gusit.

Haksuara, nias. Pengadilan negari Gunungsitoli mulai menggelar sidang gugatan dugaan perampasan hak dan perampasan hak milik. Sudi Telaumbanua (Penggugat) dalam gugatannya meminta majelis hakim untuk menetapkan tergugat telah merampas hak kemerdekaannya sekeluarga dan telah merampas hak miliknya berupa tanah seluas lebih kurang 20 meter persegi di desa onozitoli kec.gunungsitoli secara paksa dengan cara tergugat mendirikan jalan setinggi +/-3 meter  didepan rumah penggugat tanpa izin dan tanpa persetujuan penggugat.
Sidang akan dilanjutkan pada hari rabu  tanggal 1 juli 2020 dengan agenda sidang mendengar jawaban tergugat.
Menurut penggugat , tergugat telah menyuruh beberapa orang kerumah penggugat dan menawarkan sejumlah uang , dan terakhir penggugat  mendapatkan pernyataan tergugat via group whatshap bahwa tergugat mau membayar ganti rugi penggugat  sebesar rp 50 juta rupaih,  namun Penggugat menolak dengan alasan bahwa uang tersebut tidak pernah di sepakati dari awal dan uang sejumlah yang ditawarkan itu tidak cukup untuk memperbaiki rumahnya yg seolah berada dalam jurang akibat perbuatan tergugat. Menurut penggugat akibat perbuatan tergugat mendirikan jalan setinggi +/-3 meter didepan rumah penggugat, penggugat kehilangan akses jalan masuk atau jalan keluar rumah dan banjir selalu melanda rumahnya sehingga penggugat tidak mau menerima penawaran penawaran yg ditawarkan tergugat atau utusannya.

Previous ArticleNext Article

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.