Politik dan Pembangunan

Hanya 3 Orang DPRD Hadir di Musrenbang RKPD Nias Utara

Pemerintah kabupaten nias utara, melaksanakan Musrenbang kabupaten Nias utara, Rencana kerja pemerintah daerah Tahun 2019 ,diadakan diaula Bappeda Nias Utara.Senin , dihadiri oleh gubernur sumut yang diwakili oleh staff ahli provsu, bappeda provinsi sumatera Utara, dinas pariwisata provinsi sumut dan intansi lainnya ,OPD Nias utara, tokoh masyarakat, camat se-Nias Utara, unsur Muspida dan elemen elemen masyarakat,

Dihadiri dan dibuka secara resmi oleh Bupati Nias Utara ,M. Ingati Nazara AMd.

Pada kata sambutanya, bupati berharap musrenbang kabupaten nias utara dapat terlaksana dengan baik, demi mewujudkan kepentingan umum nias utara, selamat bermusyawarah.

Pada kegiatan RKPD tersebut hanya dihadiri oleh 3 Anggota Dprd kabupaten nias utara dari 25 orang, diantaranya F H, Dal zil, YT.

Ketiga Anggota DPRD tersebut pun tidak mengikuti musrenbang hingga selesai, sejumlah penyampaian aspirasi diberbagai elemen merasa kesal dengan dprd,

Pada sambutan fatizaro, bahwa kedatangan ketiga anggota dprd diacara musyawarah ini sudah mewakili secara lembaga dprd nias utara, ada banyak kesibukan yang juga teragendakan. Tutur fatizaro.

Elemen masyarakat yang hadir dimusrenbang itu, menyampaikan kekesalan nya F Gea.
Sangat disayangkan, pada acara penting ini harusnya Dprd nias utara yang berjumlah 25 dapat menghadiri, agar sejumlah aspirasi yang di sampaikan dapat dikawal bahkan menjadi sebuah catatan bagi mereka. Satu per satu dari yang 3 orang hadir itu pun antrian pulang dengan tidak Menunggu diskusi antar pemerintah, masyarakat dan dprd. Ungkap nya dengan rasa kesal.

M zega juga salah satu peserta musrenbang menyesali sikap sejumlah dprd yang tidak menghadiri acara penting tersebut, padahal agenda penting ini lah penentu sejumlah pengawasan pembangunan kepentingan umum berguna untuk masyarakat untuk diwujudkan dicatat dan dikawal. Kemana saja para wakil rakyat kita ini. Tiba untuk perwujudan, penyampaian dan pengawalan usulan masyarakat mereka sibuk .
Tiba pemilihan legislatif, berbondong- bondong promosi diri bahwa mereka layak menjadi wakil rakyat.sungguh ironis Sikap para wakil rakyat kita ini. Hanya Mau senang saja. Tegasnya mengakhiri<img

Previous ArticleNext Article

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.