Pemilu dan Pilkada

Hasil Identifikasi Kominfo di serahkan ke Bareskrim

Jakarta,Haksuara.com – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah melakukan identifikasi dan penelusuran akun media sosial serta sebaran di aplikasi instan terkait hoax tujuh kontainer berisi surat suara tercoblos.
Plt Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo, Ferdinandus Setu, mengatakan pihaknya telah menyerahkan hasil identifikasi dan temuan analisis dari Mesin AIS Sub Direktorat Pengendalian Konten Internet Direktorat Pengendalian Ditjen Aplikasi Informatika itu kepada Bareskrim Polri, Kamis (03/01/2018) pukul 15.00 WIB lalu.
“Kami sudah serahkan hasil identifikasi dan temuan ke Bareskrim Polri pada Kamis (03/01/2018) pukul 15.00 WIB,” ujarnya di Jakarta, Minggu (1/6/2019).
Ia menambahkan, hal itu merupakan wujud implementasi Memorandum of Action (MoA) antara Kementerian Kominfo, KPU, Bawaslu, Kepolisian, dan sepuluh platform Media Sosial tentang Koordinasi dan Sinergi Untuk Memerangi Informasi Bohong atau Hoax di Internet Terkait Penyelenggaraan Pemilu.
“Dalam MoA tersebut, Kementerian Kominfo berperan membantu memberikan bahan untuk proses penyelidikan yang akan dilakukan oleh Bareskrim Polri, jika terjadi peristiwa pidana pada proses penyelenggaraan Pemilihan Umum di Indonesia,” jelasnya.
Karena itu, pihaknya mengimbau agar netizen dan seluruh pengguna aplikasi pesan instan tidak turut menyebarluaskan informasi hoaks dalam bentuk apapun.
“Apabila ditemukan adanya indikasi informasi yang mengandung hoaks, warganet dapat melaporkanya melalui aduankonten.id atau akun @aduankonten,” harapnya.

Previous ArticleNext Article

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.