Pendidikan dan Teknologi

Hendiyadi, Founder Sahabat Pulau Berbagai Inspirasi pada Pemuda Jeneponto

Founder Sahabat Pulau, Hendryadi berbagai pengalaman pada peserta capacity building of CSO Management Programmer dan Management Volunteerism, yang dilaksanakan oleh Communty TBC-HIV Care Aisyiyah Jeneponto, di Aula Dikpora, Jl Lanto Dg Pasewang, Minggu (2/12/2018)

Hendry, bercerita tentang pengalamannya saat pertama kali membentuk komunitas sahabat pulau di Bulukumba dan selayar, hingga sampai saat ini sudah tersebar terbentuk di tiga puluh (30) daerah lainnya di Indonesia.
Hendri menggagas Sahabat Pulau –sebuah organisasi berisi kumpulan anak muda yang bertekad mengurai masalah pendidikan di berbagai daerah. Utamanya di kawasan pesisir. Dia lalu mulai memetakan jaringan, mengumpulkan anak muda setempat, kawan seprogram beasiswa, dan menghubungi kolega.

“Menjadi relawan tidak ada ruginya, menjadi relawan kita banyak inisiatif, dengan sendirinya akan menemukan ide dan kreativitas, paling utama juga adalah kekompakan dari relawan atau komunitas.
“Saya selalu percaya, hidup itu hanya sekali. Sekali hidup maka hiduplah yang berarti.” Ujar Hendry, di depan peserta para pemuda di Jeneponto.

“Saya melihat banyak sekali potensi dan kreativitas yang di miliki pemuda Jeneponto, ini saja sudah banyak pemuda yang mau peduli masalah kesehatan dan pendidikan masyarakat khususnya Maslaah TBC, ini harus dikembangkan kedepannya”.

Salah satu peserta termuda yang masih duduk di bangku sekolah  MTS Romanga, Fatimah Az-Zahra merasa bersyukur mendapatkan inspirasi dan ilmu baru dari pelatihan capacity building ini, saya ingin juga menjadi orang yang dapat memberikan manfaat pada orang lain”.

Previous ArticleNext Article