HUT KE 41,” FKPPI SIAP JAGA PERSATUAN DAN kESATUAN DALAM BINGKAI BHINEKA TUNGGAL IKA

    Hak Suara Jakarta Timur, – Pengurus Pusat Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-Putri TNI-Polri (GM FKPPI) Solid-Kuat-Militan rayakan hari jadi FKPPI ke 41 dengan mengelar acara syukuran pemotongan tumpung dan santunan anak yatim piatu bertempat di Cafe Red Soldadu Kolam Renang Tirta Yudha Kopasus Cijantung, Jakarta Timur, Kamis (12/09).
    Hadir dalam acara hut FKPPI ke 41 kali ini perwakilan dan ketua – ketua ormas jakarta timur, Khususnya ormas wilayah kecamatan pasar rebo. Ormas yang hadir diantaranya Pemuda pancasila (PP), Laskar Merah Putih(LMP), LSM GMBI, Anak Korps Baret Merah(AKBM),FORKABI, BPKB Banten, Gerakan Persaudaraan Muslim Indonesia(GPMI) dan Forum Komunikasi Keluarga Purnawirawan Baret Merah( FKKPBM) serta FKDM Pasar Rebo.
    Acara hut FKPPI ke 41 di buka dengan Pembacaan ayat suci Al Quran dan di lanjutkan dengan Sambutan Ketua Umum GM FKPPI Hans Silalahi.
    Hans Silalahi dalam sambutannya mengatakan selamat atas hari jadinya FKPPI ke-41, dalam kesempatan ini ketua umum mengucapkan bela sungkawa yang sangat mendalam atas meninggalnya Presiden RI ke 3 Prof. DR. H Habibie, karena beliau merupakan bapak reformasi serta Bapak Teknologi.
    Hans berharap menjalin silaturahmi antar semua anggota baik pusat maupun daerah dan kedepannya GM FKPPI semakin kuat, solid dan lebih Militan lagi.
    Terkait masalah kerusuhan di surabaya yang berakhir kerusuhan papua Han menegaskan bahwa oknum yang mengatasnamakan Ormas FKPPI bukan sebagai provokasi karena setelah saya telusuri oknum Ormas FKPPI Kota surabaya tersebut adalah ibu kost memang ibu itu adalah wakil ketua FKPPI Kota Surabaya ” Tapi Tidak Membawa Nama Ormas FKPPI dan Bukan Kader ataupun Anggota GM FKPPI” diharapkan agar semua kader atau pun Anggota GM FKPPI harus menjaga perdamaian, Jaga Kebhinekaan berdasarkan Pancasila dan UUD 45.
    FKPPI dalam usia 41 adalah usia yang sudah sangat matang dan usia meraih kesuksesan, sebenarnya tidak ada perbedaan GM FKPPI dan FKPPI karena semua anak dari TNI-POLRI, FKPPI Berdiri awalnya adalah GM FKPPI tambah Hans.
    GM FKPPI akan munas di akhir bulan November 2019, Hans membuka kepada semua anggota GM FKPPI yang ingin menjadi ketua umum harus bisa mengunjungi semua daerah tanpa kecuali karena kekuatannya ada didaerah daerah dan agar bisa menjalin kekompakan antar anggota supaya tidak ada perpecahan di GM FKPPI tegas Hans.
    Hans Silalahi di dampingi Rianta Soerbakti (BendUm) memberikan santunan kepada 41 orang anak yatim piatu dari keluarga besar TNI di sekitar pemukiman cijantung. Kemudian dilanjutkan pemotongan tumpeng yang di saksikan seluruh anggota GM FKPPI, Ormas Pemuda Pancasila, AKBM (Anak Koprs Baret Merah), FKKPBM, Bang Japar, Laskar Merah Putih, LSM GMBI,BPPKB, FORKABI dan GPMI dan para tamu undangan lainnya. Yoni tri harto selaku ketua panitia penyelenggara acara hari jadi FKPPI ke 41 saat ditanya rekan media mengatakan,” Alhamdulilah acara ini berjalan dengan baik aman, lancar dan kondusif, Tanpa ada hambatan,” Kita mengadakan dengan penuh hikmat dalam kesedehanaan ini, syukur alhamdulilah kami tadi memberikan santunan kepada 41 anak yatim piatu dari keluarga besar TNI di wilayah cijantung ini tuturnya.
    Acara di tutup dengan hiburan musik organ tunggal dan silaturahmi Antar sesama ormas, Sambil menikmati hidangan makanan yang telah di siapkan oleh panitia pelaksana acara.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here