Hukum dan Kriminal

Kapolres Talang Empat Ditahan Hasil Dari Tes Urine

Sumatera Selatan,Haksuara.com-Kapolres Empat Lawang, AKBP Agus Setyawan Sik, saat ini diperiksa Bid Propam Polda Sumsel karena urienya positif mengandung narkoba.
Hal dibuktikan dari hasil laboratorium yang dilakukan oleh pihak Polda Sumsel secara mendadak pada Jumat (11/1/2019) lalu.
“Belum tahu lagi diselidiki, tapi kalau urinenya betul positif gunakan narkoba,” ujar Zulkarnain saat dihubungi Sripo, Senin (14/1/2018).
AKBP Agus Setyawan yang sempat menjabat sebagai Mantan Kasubdit di Direktorat Narkoba Polda Sumsel tersebut saat ini tengah diperiksa lebih lanjut untuk memastikan hasil tes urine tersebut.
“Sesuai prosesur penyidikan, harus mencari informasi lanjut mengenai hasil tes tersebut,” ungkapnya.
Kapolda turut memastikan bahwa sang Kapolres yang positif itu tugas di Kabupaten Empat Lawang, yakni AKBP Agus Setyawan.
“Sejenis narkoba, tapi kalau bahasa dari kedokteran itu amfetamin. Tes urinenya hari Jumat, kalau hanya positif saja bisa tindakan disiplin, tapi kalau ini tidak ada barang buktinya bisa di penjara,” imbuh Kapolda.
Pemeriksaan yang dilakukan Propam Polda Sumsel terhadap AKBP AS, sebagai bentuk keseriusan Polda Sumsel untuk penanganan terhadap jajarannya yang terlibat narkoba.
Tes urine yang dilakukan terhadap Kapolres Empat Lawang AKBP AS mengandung narkotika jenis amphetamine.
“Urinenya positif amphetamine yang biasa terkandung di Narkoba jenis sabu-sabu.”
Sejauh ini, AKBPAgus Setyawan masih diperiksa di Propam Polda Sumsel karena hasil tes positif.
Agus Setyawan belum diperbolehkan pulang sebelum pemeriksaan selesai dan bisa membuktikan tidak ada mengkonsumsi obat-obatan terlarang.
Nantinya, hasil pemeriksaan yang dilakukan Propam Polda Sumsel akan menentukan nasib AKBP AS, apakah akan dikenakan sanksi atau tidak.
“Kan tidak ada barang bukti narkobanya, jadi tidak bisa dipidana. Hanya dikenakan disiplin, tidak sampai dipecat,” ungkap jenderal bintang dua ini.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Senin (14/1).
“Dari hasil pemeriksaan oleh Propam, katanya dia orangnya masih oon-oon gitu. Jawabannya ngalur ngidul.”
“Omongannya berbelit, tapi masih terlihat sadar. Kita minta dia buktikan kalau memang benar-benar enggak konsumsi narkoba. Kalau tidak, ya sanksi disiplin,” ujar Kapolda.
Kapolda Sumsel, mengatakan kandungan Ampetamine sebenarnya bisa saja terkandung dalam obat batuk.
Untuk itulah dirinya meminta AS dapat membuktikan apabila dirinya mengkonsumsi ampetamine dalam rangka penyembuhan.
“Kan kalau betul itu obat batuk, ada bukti botol obatnya, ada resep dokternya. Nah itu dibawa, dibuktikan kepada penyidik supaya bisa benar-benar terbukti tidak mengonsumsi narkoba,” jelas Zulkarnain.
Apabila terbukti mengonsumsi narkoba, maka Ajun Komisaris Besar AS terancam sanksi disiplin yakni pencopotan dari jabatannya saat ini serta penundaan kenaikan pangkat,
Terkait positifnya hasil tes urine AKBP Agus Setyawan yang mengandung amfetamine, untuk memudahkan penyidikan lebih lanjut Mabes Polri telah mengeluarkan telegram rahasia (TR) untuk memutasi AKBP Agus Setyawan.
Hal ini diungkapkan Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara saat dikonfirmasi, Selasa (15/1/2019) sore.
“Ada mutasi khusus untuk yang bersangkutan sendiri dari Mabes Polri. AS dimutasi dari Kapolres Empat Lawang,” ujar jenderal bintang dua ini.
Ketika disinggung mengenai proses sanksi yang diberikan kepada AKBP Agus Setyawan, menurut jenderal bintang dua saat ini masih proses.
Proses penyidikan masih terus melakukan pendalaman agar sanksi bisa diberikan.

Previous ArticleNext Article