serba serbi

KISRUH TANAH HAK MILIK WARGA MASYARAKAT,” DENGAN PT.BANGUN TIRTA LESTARI

Hak Suara Bengkulu – Berdasarkan permohonan warga masyarakat kepada pihak PLPK.MS (perkumpulan lembaga perlindungan konsumen mitra sejahtera) kabupaten lebong, Terkait permasalahan konpensasi hak ganti rugi tanam tumbuh dan ganti rugi atas tanah kepemilikan mereka kepada pihak PT.BANGUN TIRTA LESTARI, Pihak PLPKMS mengunjungi PT.BANGUN TIRTA LESTARI, Untuk mengkomfirmasi dan minta keterangan atas tanah hak milik warga tersebut (12/08/19).
Waji Has SH selaku ketua umum PLPKMS saat memberikan keterangan kepada awak Media terkait permasalahan lahan tanah warga masyarakat tersebut mengatakan, Pada hari rabu tanggal 6 Agustus 2019, PLPKMS selaku yang di berikan Kuasa oleh Warga, Sudah melayangkan surat sebagai bentuk permohonan dan pernyataan tertulis yang kemudian di terima oleh saudara bpk. fendi selaku Humas dari pihak PT.BTL, Kemudian pada hari jum’at tanggal 9 Agustus 2019, Salah satu anggota dari pihak PLPKMS kembali mengunjungi PT.BTL untuk meminta kejelasan tentang surat yang sudah di layangkan, Atau meminta waktu kapan bisa bertemu langsung dengan maneger PT.BTL saudara bapak Carel ujarnya.
Lanjut WAJI Has SH mejelaskan pada hari sabtu (malam minggu) tanggal 10 Agustus 2019, Kami pihak PLPKMS yang selaku yang di berikan amanah oleh warga masyarakat kabupaten lebong, Kembali berkoordinasi dengan bapak Fendi selaku humas PT.BTL, menanyakan kapan ada waktunya bpak  CAREL selaku Manager PT.BTL untuk betemu dengan pihak PLPKMS, Kemudian pada malam itu sekitar jam 20.30 wib maneger dari PT.BTL belum kembali, Tapi berdasarkan informasi salah satu anggota PLPKMS bahwa pak CAREL (Manager) PT.BTL berada di Hotel Pangeran yang beralamat di kelurahan Amen yang tidak jauh dari kantor PLPKMS cabang Kab.Lebong, kemudian,’ Saat di temui oleh sekretaris PLPKMS, Carel selaku menager perusahaan PT.BTL menolak untuk bertemu dengan dalih alasan, Lagi Pusing dan Bingung serta Gak Mau di ganggu, jelasnya ketua umum PLPKMS.
Sampe pada tanggal 10 Agustus 2019 dan hari ini, Pihak PLPKMS tidak mendapatkan kepastian yang jelas dari PT.BTL mengenai rincian harga tanah warga tersebut, Menggenai tentang besar kecil nya kompensasi hak ganti rugi tanah/tanam tumbuh hak milik warga, Dan kembali dijadwalkan agar pihak PLPKMS bertemu langsung dengan bapak Carel selaku manejer dari PT.BTK pada malam harinya, Tetapi sampe saat ini blom bisa untuk ketemu untuk membahas penyelesaian terkait permasalahan tanah ini ungkap WAJI Has SH.
WAJI Has SH selaku ketua umum PLPKMS menjelaskan, Menurut PERATURAN GUBERNUR BENGKULU NOMOR 27 TAHUN 2016 TENTANG PEDOMAN GANTI RUGI TANAM TUMBUH PENGADAAN TANAH BAGI PEMBANGUNAN UNTUK KEPENTINGAN UMUM sudah dengan jelas dan nyata dalam Aturan mengenai Prinsip Dasar Penilaian Ganti Rugi, YAITU,” Nilai ganti kerugian adalah salah satu aspek yang sangat penting bagi pemilik tanah, Yang terkena dampak pengadaan tanah untuk kepentingan umum, berdasarkan Undang-Undang No. 2 Tahun 2012 (“UU No. 2/2012”) serta diatur bahwa ganti kerugian haruslah layak dan adil.
Kemudian, Berdasarkan Peraturan Presiden No. 7 Tahun 2012 (“Perpres No. 7/2012”) dan Peraturan Kepala Badan Pertanahan Nasional No. 5 Tahun 2015 (“Perka BPN No. 5/2015”), Asas keadilan sebagaimana disebut dalam UU No. 2/2012, pemilik tanah diberikan jaminan penggantian yang layak, Sehingga berkesempatan untuk melangsungkan kehidupan yang lebih baik paparnya Ketua Umum PLPKMS.
Previous ArticleNext Article

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.