Politik dan Pembangunan

Komisi V DPR-RI Prioritaskan Kepnis diBidang Pembangunan

KEPNIS MENDAPAT PERHATIAN KHUSUS DARI KOMISI V DPR-RI.

Jakarta, Haksuara-Kunjugan komisi V DPR-RI ke Nias barat yang di pimpim langsung oleh ketua komisi V Bapak. Ir.  Fary Djemi Fransis. MMA dan di dampingin oleh ketua Umum persatuan masyarakat nias barat ( PMNB) Bapak faahakhododo Maruhawa.SE.MM.

Saat kunjungan komisi V DPR-RI dari partai Gerinda ke KepNis mendapat perhatian khusus, Hal ini di sampaikan oleh bapak Faahakhododo Maruhawa SE. MM.

Dari Kunjungan Komisi V, apalagi langsung dipimpin ketua komisi, adalah hal yg baik bagi Kepulauan Nias karena mendapat perhatian khusus DPR utk pembangunan KepNis ke depan dlm sektor Infrastruktur, Perhubungan dll, sehingga penganggaran dlm APBN tentu komisi V akan memperhatikan hal yg berhubungan KepNis.

Kedatangan komisi V DPR-RI yang langsung di pimpin oleh ketua komisi Bapak Ir. Fary Djemi Fransis MMA, ( beliau juga sekretaris fraksi Gerinda dan Ketua umum kristiani Indonesia raya-KIRA)  di Bandara Binaka Gunungsitoli, disambut oleh bapak Bupati Nias, Drs. Sòkhiatulò Laoli, MM dan beberapa pejabat dari Nias Barat, antara lain : Inpektorat Nias Barat: Mareko Zebua, SH, Kadis PU Elyunus Waruwu  dan instasi terkait lainnya.

Ketika dilakukan ekspos pembangunan bandara Binaka, komisi V sangat mendukung agar bandara BINAKA menjadi bandara Internasional, yg bisa direct langsung penerbangan dgn Jakarta dan beberapa kota lainnya, bahkan sekaligus meminta agar kendala yg terjadi dibuat laporan ke komisi V, supaya komisi V memberi masukan dan komunikasi kpd kementerian dan lembaga terkait

Kunjungan ke Nias Barat, Komisi V telah menyetujui anggaran pembangunan jalan ring road (yg menghubungkan Nias barat ke Nias Utara )  Rp.30M dan pd tahun anggaran 2018 akan ditambah Rp.50M.

Jalan yg menghubungkan Kota Gunungsitoli ke Nias Barat, yg selama ini status sebagai jalan provinsi, diminta supaya diusulkan oleh Kepala Daerah sekepulauan Nias menjadi Jalan Nasional, dgn demikian komisi V bisa menyetujui anggaran pembangunan jalan tersebut, sehingga daerah tidak terlantar karena “tidak ada perhatian atau terlambatnya anggaran” dari pemprov sumut.

Jalan yg menghubungkan ibukota Nias Barat dgn jembatan Lahòmi (Fadoro) mendapat perhatian khusus dan segera ada persetujuan utk perbaikan/pembangunan

Pelabuhan Laut Sirombu. Komisi V memberi perhatian khusus agar segera dimanfaat secara optimal, agar kapal laut yg mengangkut hasil bumi dan demikian barang yg akan masuk bisa melalui pelabuhan tersebut, untuk itu komisi V memerintahkan dinas perhubungan laut agar memberi laporan dan kendala selama ini, sehingga pelabuhan sirombu tidak bisa dimanfaatkan.

Komisi V sangat prihatin keterbelakangan infrastruktur jalan padahal KepNis memiliki potensi utk dikembangkan, baik Pariwisata, Perikanan dll.

Bapak Faahakhododo maruhawa menghimbau dan meminta kepada seleruh elemen masyarakat agar mendoakan Kepulauan Nias semakin maju dan juga segera menjadi PROVINSI.

Previous ArticleNext Article

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.