Hukum dan Kriminal

LFO DINILAI SENGAJA MEMPERMALUKAN WARGA NIAS.

Tangerang, Hak Suara–Baru baru ini diadakan turnamen Liga Futsal Ono Niha ( LFO) di gedung olahraga (GOR) Tangerang, Minggu, 04/03/2018.

Pelaksanaan Liga Futsal ono niha ini sebagian masyarakat Nias menilai negatif, Panitia pelaksanaan LFO terkesan arogan dan terburu buru . Hal ini terlihat, pelaksanaan Liga Futsal ono niha ( LFO) ini ternyata diadakan tanpa izin keramaian dari yg berwenang dan akhirnya terjadi perkelahian yang mempermalukan orang orang Nias, pada khususnya yg berdomisili di Tangerang dan pada umumnya seluruh masyarakat Nias dimana pun berada, kata seorang warga nias yang tidak mau disebutkan namanya.

Senada dengan itu pak Nathalman Zalukhu mengatakan, panitia pelaksanaan Liga Futsal ono niha ( LFO) terkesan sengaja mempermalukan orang Nias karena menggunakan nama Ono Niha yg nota bene kita semua termasuk, mestinya penyelengara harus lebih bijak dan profesional terutama dari sisi keamanan, mulai dari izin keramaian dari polisi sampai pengamanan penempatan personil dilokasi acara, Maka panitia dalam hal ini harus lebih banyak belajar lagi dalam mengelola sebuah event.

Kita kaget dan tidak berani menelarai perkelahian itu, kita takut ikut di gebukin karena berjumlah banyak, ungkap pak Gopi, keamanan GOR Tangerang.

GOR ini berdiri tahun 1975 dan Perkelahian seperti ini baru pertama kali terjadi, kita kaget dan takut, lagian panitia tidak memiliki izin keramaian, baik dari kepolisian, kelurahan, RT/RW, sambung bu nani ( sekretariat GOR-Tangerang ) dengan nada kesal dan kecewa.

Kita menanganin dengan serius kejadian di GOR Tangerang itu, Namun kita hanya memfasilitasi tempat karena kedua team tersebut kembali berdamai. Tutur ; ketiga penyidik team tiga Polsek Tangerang Kota kepada wartawan hak suara.

Benar ada korban yaitu Feber Ndruru, hanya itu yg saya tau, ungkap; Desta Ndruru ( ketua panitia penyelenggara acara LFO ), ketika di hubungin Hak Suara lewat via WA.

Previous ArticleNext Article

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.