Hukum dan Kriminal

MARAKNYA RENTENIR BERKEDOK KOPERASI DI WILAYAH TANGERANG BANTEN.

Tangerang, HAKSUARA – Koperasi Simpan Pinjam ( KSP ) ONM diduga keras melakukan pratik RENTENIR di wilayah kabupaten/kota Tangerang, Provinsi Banten.

Selain itu , KSP ONM juga diduga ilegal alias tidak memiliki ijin dari Dinas Koperasi.

Kepada wartawan haksuara , dinas koperasi mengatakan bahwa KSP ONM belum terdaftar di kantor dinas koperasi.

” KSP ONM tidak terdaftar disini, begitu juga izin operasinya.
ditambahkannya , Seandainya pun KSP ONM sudah berbadan hukum, Namun jika KSP ONM menyalurkan dan menghimpun dana dari masyarakat dengan suku bunga 10 % ( persen ) perbulan, Itu sudah di luar kewajaran, Apalagi 15 % ( persen ) hingga 30 % ( persen ) per-bulan, itu tidak di benarkan, itu MENYIMPANG , apalagi jika KSP-KSP tersebut melakukan kegiatan tanpa badan hukum dan tanpa izin operasional maka pengelolanya bisa di PIDANA karena perbuatan itu adalah perbuatan melawan hukum karena tidak sesuai dengan undang-undang yang berlaku, tegas Ernamawati kabid Dinas Koperasi Kabupaten Tangerang kepada awak media di kantornya Senin, 06 Agustus 2018.

Erna Menambahkan, Koperasi yg sah, artinya koperasi yang sudah memilik izin resmi wajib membayar pajak, sebesar 1% dari jumlah omzet dan 12.5% dari Sisa Hasil Usaha ( SHU ).

Menurut pantauan wartawan haksuara, diwilayah banten ini ratusan ksp berkedok koperasi melakukan praktek peminjaman uang kepada masyarakat dengan bunga diatas 10% diantaranya KSP ONM, KSP MO, KSP BJM dan seterusnya.

Pemilik KSP ONM kepada haksuara mengakui KSP ONM meminjamkan uang kepada nasabah, karena nasabah ( peminjam ) uang itu menurutnya adalah anggota koperasi. namun tentang izin operasional dan badan hukum KSP ONM yang dipimpinnya itu dia tidak tahu menahu dan SFW ( pemilik KSP ONM- red) mempersilahkan wartawan untuk menanyakan kepada Notarisnya .

” Untuk masalah izin silakan tanya ke notaris saya, yang memberikan akta pendirian koperasi, saya tidak punya sangkut paut soal badan hukum dan izin , saya hanya menjalankan “.Ucap SF. Waruwu ( Pemilik KSP ONM ) kepada Hak Suara. di Kp. Damprit, RT 002, RW 003. Kedaung barat. Kec. Sepatan Timur, Kab. Tangerang, Prov. Banten.

Sejumlah masyarakat mengeluhkan KSP-KSP yang beroperasi yang mencekik itu karena suku bunganya 20% ( persen ), bahkan mencapai 30% ( persen ) tapi dengan terpaksa meminjam uang yang mematikan itu.

Selain diduga ilegal, beberapa KSP diwilayah banten termasuk ksp ONM juga disinyalir tidak menaati UU no 13 tahun 2013 tentang tenaga kerja yang mengatur hak karyawan termasuk kewajiban pengusaha untuk mendaftarkan karyawannya di BPJS.(red/tema).

Previous ArticleNext Article