Hukum dan Kriminal

Masyarakat Keluhkan Pelayanan di Poskesdes Laehuwa’ATM’ kab. Nias Utara

Masyarakat Keluhkan Pelayanan Kesehatan di Poskesdes Laehuwa
*Hampir Dua Tahun Bidan Desa Jarang Nongol
Nias Utara, Hak Suara

Sejak tahun 2016 yang lalu hingga tahun 2018 ini, Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) desa Laehuwa, kecamatan Alasa Talu Muzoi (ATM), kabupaten Nias Utara, kelihatan tertutup setiap hari. Sudah hampir dua tahun petugas kesehatan telah ditempatkan, seorang bidan desa yang berstatus PNS berinisial DT, yang semestinya mengadakan pelayanan kesehatan kepada masyarakat setiap hari, kenyataannya bidan ini jarang sekali datang.

Demikian disampaikan oleh beberapa orang warga masyarakat desa Laehuwa kepada haksuara.com, Jumat (21/09). Salah seorang diantaranya berinisial FH, lewat media ini mengutarakan rasa kekesalannya kepada Bidan desanya yang melaksanakan tugas pelayanan kesehatan tidak sepenuh hati.

“Bidan Desa yang sudah ditempatkan di Poskesdes ini, untung saja datang empat kali dalam satu bulan, pada hal dia (bidan) itu sudah Pegawai Negeri Sipil, ” ujar FH kepada media haksuara.com.

Lebih lanjut dijelaskan FH, mengatakan, kondisi lingkungan bangunan Poskesdes tidak terjamin kebersihannya, baik di dalam maupun komplek luar yang telah ditumbuhi semak. Ironisnya lagi, tatkala masyarakat desa khususnya ibu-ibu yang mau membutuhkan pelayanan kesehatan; ibu hamil, persalinan dan juga pemeriksaan kesehatan ibu dan anak, mereka hanya sampai di halaman Poskesdes saja lalu pulang karena petugas kesehatannya tidak ada di situ.

Wartawan yang mencoba konfirmasi kebenaran informasi ini dari masyarakat kepada bidan desa DT via telepon seluler di nomor 08216244xxxx selama beberapa kali, namun tidak mau mengangkat ponselnya.

Warga masyarakat desa Laehuwa dan tokoh-tokoh meminta kepada kepala Dinas Kesehatan Nias Utara agar oknum bidan DT yang telah ditempatkan di Poskesdes Laehuwa agar jangan hanya makan gaji buta dengan mengabaikan pelayanan kesehatan di desa Laehuwa. Seraya berjanji akan membuat laporan tertulis kepada kepala dinas kesehatan Nias Utara dan instansi terkait lainnya. (WH)

Previous ArticleNext Article