Hukum dan Kriminal

Mengaku Dituduh Kepala Tokoh, Karyawan Alfamart Resign – Tanpa Terima Gaji

Media hak suara – Jakarta 07/11-19.

Kronologisnya :

Tanggal 10 oktober 2019 SO (Stok Opname) materai Toko Alfamart Gelong Baru Raya tempat saya bekerja, setelah di lakukan Stok Opname tersebut materai minus sebanyak 5 (lima). Seperti biasa sesuai aturan di toko jika minus menjadi tanggung jawab karyawan, akhirnya materai yang  minus di tell dan di bayar dengan cara patungan sama karyawan.

Pada Tanggal 15 Oktober 2019 SO materai kembali dilakukan, ternyata minus lagi sebanyak 4, saat itu saya  masuk pagi dan siangnya di suruh ke toko alfamart jasmine ambil sarana promosi, sepulang  dari toko jasmine mereka  membahas masalah minusnya materai, dan ibu istiana langsung menuduh saya, katanya materai pasti minus tanggal 10 dan siapa lagi yang saya tuduh kalau bukan kamu dan bukan hanya itu saja ibu istiana juga mengatakan ke saya SO parsial banyak barang minus karna kamu manualin barang dengan bukti kamu ngeplus saat ngasirin .

Saya di tuduh manualin barang  hanya dengan alasan pada saat saya ngasirin ngeplus, dan atas pernyataan tersebut saya sangat kecewa, kok saya yang di tuduh? Sementara terjadinya ngeplus  ada berbagai hal,  salah satunya ketika customer / pembeli tidak mengambil uang kembalian, dan mana mungkin saya manuali barang sementara di toko ada cctv dan kenapa rekaman cctv tidak di buka biar jelas?, kalau saya tidak jujur kenapa saya tidak ambil uang kembalian yang tidak di ambil customer / pembeli? biar tidak ngeplus, dan terus kenapa mesti saya yang di tuduh? sementara tanggal 11 dan saya 12 saya libur kemudian SO tanggal 10 dan SO tanggal 15 punya jarak waktu 5 hari, padahal materaikan di SO tiap hari, dan juga sebelum saya di tepatkan di toko Alfamart Gelong Baru Raya, toko sering minus bahkan terakhir saya dengar minusnya besar sekitar 8.000.000 (delapan juta), sementara saya baru di tugaskan di Alfamart Gelong Baru Raya dari tanggal 16 agustus 2019. Itu jelas tuduhan dan fitnah, ingat  fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan.

Saya mencoba untuk tetap bertahan dan bekerja seperti biasa karna mengingat bahwa saya ini adalah perantau dimana kalau tidak kerja maka tidak makan meskipun penuh dengan rasa kecewa dan patah semangat, namun pernyataan itu setiap hari mengganggu pikiran saya dan merasa tidak nyaman dari pada terjadi hal – hal yang tidak dinginkan, sehingga tanggal 18 oktober 2019 saya memilih untuk tidak masuk kerja tanpa memberitahukan ke pihak Alfamart. Dan tanggal 19 oktober 2019 kepala toko ibu istiana whatshapp saya dengan bahasa yang seharusnya tidak pantas dilontarkan oleh kepala toko, “surat pengunduran diri lo mana?! Lanjut., mangkir 2 hari jangan salahin kalau gaji di pending!” – akhirnya whatshapp tesebut saya tidak balas.

Beni juga menjelaskan bahwa sampai saat ini belum menerima gaji dimana pada perjanjian kotrak kerja tanggal gajian yaitu setiap tanggal 28

Setelah awak media konfirmasi  kepala Toko Alfamart Gelong ibu istiana melalui whatsapp, ibu istiana  membenarkan bahwa memang melontarkan tuduhan tersebut.

Atas  tuduhan tersebut awak media akan melakukan konfirmasi kepada beberapa pihak., baik kepada Pihak Alfamart, Dinas Ketenagakerjaan dan pihak – pihak terkait lainya.

Previous ArticleNext Article

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.