Hukum dan Kriminal

Pedagang Pasar Sentral Makassar Mengadu ke Ombudsman

MAKASSAR -Haksuara- Pedagang melaporkan Perusahaan Daerah (PD) Pasar Raya Makassar ke Lembaga Ombudsman di Jl Sultan Alauddin.

Laporan ini buntut dari rencana penggusuran atau penertiban ratusan pedagang Pasar Sentral yang tak melibatkan para pedagang sejak 28 November 2018 lalu.

“Kami melihat ada Mal administrasi yang dilakukan PD Pasar,” kata Tim Kuasa Hukum Pedagang Pasar Sentral Muh Fadly Siljalal kepada wartawan Haksuara.

Pedagang sangat kecewa kepada PD Pasar karena PD pasar sentral makassar menertibkan/melakukan penggusuran kios para pedagang tanpa ada Surat Perintah Bongkar dan tanpa penetapan ataupun putusan dari Pengadilan.

“Jika itu merupakan penertiban/penggusuran , harus ada penetapan eksekusi dari pengadilan, namun tindakan yang ingin dilakukan tidak berdasar,” sebutnya.

Fadly menambahkan , yang berhak melakukan penertiban atau eksekusi adalah pemilik tanah itu sendiri, karena tanah tersebut bukan milik PD. Pasar.

“Pemiliknya kan adalah pemilik eks ruko yang dibuktikan dengan SHGB mereka masing-masing,” tegasnya.

Senada dengan itu,Ketua Ombudsman perwakilan Sulsel, Subhan, Ia membernakan ada pengaduan dari pedagang pasar sentral.

Ada sekitar ratusan pedagang datang secara langsung ke Ombudsman dengan didampingi oleh tim kuasa hukumnya. “Benar kemarin ada pengaduan dari pedagang,” tutur Subhan.

Previous ArticleNext Article