Ekonomi dan Bisnis

Pemuda Nias(IPNI) Selenggarakan Diskusi Publik Perspektif

diskusi publik yang diselenggarakan oleh Ikatan Pemuda Nias Indonesia (IPNI) April 2018 di gedung juang’45 Jakarta Pusat. Bupati Nias menjadi salah seorang narasumber .

IPNI adalah sebuah organisasi kepemudaan yang merupakan salah satu wadah untuk menumbuhkan rasa persaudaraan yang kuat bagi pemuda pemudi Nias di seluruh Indonesia.
Diskusi publik (Bincang-Bincang IPNI) dengan tema “Refleksi Tiga Belas Tahun Gempa Nias dan Peran Organisasi Kepemudaan Nias”.
Bupati Nias sebagai nara sumber membawakan topik “Perspektif Pemerintah dalam Pembangunan Nias Pasca 13 Tahun Gempa Nias: Capaian dan Rencana pembangunannya.
Diskusi publik tersebut diikuti oleh Ilham Me drofa, Sp. MM, Jaya Putra Zega, SH, MH, C. L. A, Dermawati Harefa, Fenueli Zalukhu, Etis Nehe dan sejumlah organisasi kepemudaan al: Himni, Himanira, Himasgo, Ppn,Gpnp, Gpkn, Ikaoni UKI, pemuda BNKP jakarta, BPPPKN, GMPS, Sekolah kader eukumenis nasionalis
Meskipun kita berduka atas banyaknya korban jiwa dan kerusakan infrastruktur yang ditimbulkan namun kita juga harus mengakui bahwa dengan terjadinya gempa tersebut menjadikan dunia luar dengan beberapa lembaga/organisasi baik pemerintah maupun NGO melihat dan mengunjungi Nias dengan berbagai bantuan. Melalui BRR dan beberapa NGO, Nias dibangun kembali dan sekarang manfaatnya sudah dinikmati oleh masyarakat kepulauan Nias. Demikian disampaikan Bupati Nias.
Selain itu saat ini Pemkab Nias sedang fokus dalam melaksanakan visi dan misi Pemkab Nias yaitu membangun infrastrukrur dan prasarana fisik wilayah secara merata dan berwawasan lingkungan, meningkatkan kualitas hidup dan daya saing masyarakat, membangun perekonomian daerah yang berbasis pada ekonomi kerakyatan secara merata dan berkeadilan, menyelenggarakan tata kelola pemerintahan yang baik dengan birokrasi yang melayani dan profesional, menata kehidupan sosial kemasyarakatan yang berbudaya, religius dan taat hukum.
Misi di atas diterjemahkan dalam bentuk al. pengurangan jumlah desa terisolir, pembangunan kantor SKPD, pengadaan pembangkit listrik tenaga surya, peningkatan status RSUD menjadi RS rujukan regional, ketersediaan Puskesmas di tiap kecamatan, pemberian santunan kematian kepada masyarakat miskin, program beasiswa kepada siswa/mahasiswa berprestasi, mendorong dan memfasilitasi peningkatan pembangunan bandara binaka serta pembangunan tower transmisi 70 kv.

Previous ArticleNext Article

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.