Info Olahraga

Perempuan Asal Nias – Ingin Menjadi Pertarung MMA Yang Profesianal

Hak Suara, 26/03/2020.  Menjadi petarung bebas bukanlah hal mudah dan apalagi bagi perempuan Nias pada umumnya tidak gemar dengan profesi ini, namun berbeda dengan putri asal Nias yang satu ini karna kecintaanya, hobby dan juga semangat juangnya yang tinggi dunia olah raga, kini ia sedang menggeluti dunia olahraga tarung bebas menjadi salah satu petarung MMA (Mixed Martial Arts).

MANTILI GEA 24th Single, Lahir dan dibesarkan sibabangun, kota sibolga 24 Juni 1995, lahir dari pasangan suami istri – Ayah FATISOKHI GEA (alm) dan ibu RESDINA SIHITE.

Wanita berdarah Nias – Batak ini dari kecil mempunyai kepribadian yang kuat, dibalik karakternya yang kuat ada cerita yang menyedihkan. “Sejak umur dua (2) minggu di tinggal ayah kerena perceraian orang tua”, dari kecil dirawat oleh seoarang ibu dan tidak pernah merasakan kasih sayang seorang ayah dan juga tidak pernah merasakan hidup bahagia bersama keluaga yang utuh seperti anak – anak lainya.

Memiliki masa lalu yang kurang baik bukanlah alasan baginya untuk tidak mempunyai impian yang besar, dia mempuyai harapan untuk bisa membahagiakan kedua (2) orang tuanya meskipun ayah sudah tiada, bagi MANTILI GEA masalalu adalah sebuah pembelajaran agar lebih baik dimasa yang akan datang.

Tertarik di Dunia Olahraga Tarung Bebas (MMA)  

Berawal dari kekaguman dengan sosok LINDA DARROW dan PRICILIA HERTATI LUMBAN GAOL yang namanya mendunia sebagai petarung bebas (wanita) yang handal dibidang olah raga tarung bebas (MMA-UFC). MANTILI bertekad menjadi petarung bebas yang profesional dengan mengasa kemampuanya, dan ingin membawa harum Nama Baik NIAS (Ono Niha) baik di tingkat Nasional mapun di tinggkat Internasional, yang kebetulan sampai saat ini belum ada petarung bebas perempuan asal Nias.

Memiliki Basic Karate MANTILI yakin akan mewujudkan cita – citanya itu, dengan berdoa Kepada Tuhan, diselingi dengan semangat, kerja keras, dukungan dari keluarga dan teman – teman.

Menjadi petarung bebas sebenarnya sudah lama dicita-citakan, dengan kecanduannya menonton One Pride MMA di tv one dan mengikuti akun One Pride MMA di media sosial seperti facebook dan Intagram, dan pada saat melihat pengumuman pembukaan pendaftaran seleksi, MANTILI segera begegas dan berangkat ke ibu kota Jakarta dengan biaya pas – pasan agar bisa ikut seleksi.

Dengan biaya pas – pasan bahkan bisa di bilang kurang, MANTILI sangat bersyukur kepada Tuhan dia di pertemukan teman – teman yang baik dan juga pelatih  yang sangat baik MICHAEL MATAHERU (Pelatih di perguran DOJO MAJAPAHIT), sehingga biaya yang dilkeluarkan sedikit ringan meskipun MANTILI masih bingung dalam memenuhi kebutuhan sehari – hari untuk bertahan hidup melanjutkan profesinya itu, di tambah dengan wabah penyakit VIRUS CORONA (covid 19) yang sedang melanda dunia yang membuatnya susah untuk dapat kerja sampingan.

Menurut pelatihnya MICHAEL MATAHERU, MANTILI mempunyai potensi besar dalam bidangnya, dan itu terbukti ketika MANTILI ikut seleksi baru dua (2)kali latihan di perguruan DOJO MAJAPAHIT tapi lolos seleksi dan dapat grade B.

Meskipun begitu MANTILI harus rutin latihan untuk mengembangkan bakatnya dan salah satu kendala adalah belum dapat sponsor dalam menujang bakat dan karirnya di dunia Boxing, Mantili sangat membutuhkan dukungan doa dan biaya. Tuturnya kepada media

Previous ArticleNext Article

25 Comments

  1. Ping-balik: viagra 100mg
  2. Ping-balik: chloroquine phosphate
  3. Ping-balik: best cialis site
  4. Ping-balik: albuterol inhaler
  5. Ping-balik: cialis canada 20 mg
  6. Ping-balik: viagra for men online
  7. Ping-balik: buy chloroquine

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.