Hukum dan Kriminal

Reskrimum Polda Jateng Ciduk 10 Pelaku Kerusuhan Rutan Solo

Solo,Haksuara.com,- Sebanyak sepuluh orang pelaku kasus kerusuhan di Rutan Kelas IA Solo ditangkap Tim Jatanras Ditreskrimum Kepolisian Daerah Jawa Tengah, Sabtu (12/1). Pelaku ditangkap setelah melakukan sweeping di kawasan Kampung Silir, Kelurahan Semanggi, Solo, Jawa Tengah.
Kepala Kepolisian Resor Solo, Komisaris Besar Polisi Ribut Hari Wibowo, mengatakan bahwa penangkapan pelaku bermula dari laporan warga yang melihat ada puluhan orang melakukan konvoi di jalan kampung di Kelurahan Semanggi dan Kelurahan Gandekan. Petugas yang sedang melakukan patroli di dekat lokasi langsung merapat menangkap semua pelaku.
“Dua pelaku tertembak saat dilakukan penangkapan. Satu pelaku ditembak kakinya, dan satu ditembak pada bagian pinggang,” kata Ribut dalam keterangan tertulis, di Mapolresta Solo, Sabtu (12/1) malam.
Pelaku yang tertembak dibagian pinggang ini, dikatakan Ribut, ternyata tertembak sendiri oleh senjata Airsoftgun yang dibawa saat sweeping. Kedua pelaku yang terkena tembakan dirawat di Klinik Bhayangkara Polresta Solo.
“Kita pastikan pelaku ini adalah yang melakukan kerusuhan di Rutan Solo pada Jumat kemarin,” ujar dia.
Sepuluh pelaku tersebut yakni, Mustofa (37) Feri (28), Rusmanto (37), Nanong (31), Niko (39), Afif Imabudin (22), Nur Rohman (31), Gandi Suryanto (35), Ahmad Husni (27), Sutarno (46).
Barang bukti diamankan berupa tiga buah busur, delapan anak panah, satu tongkat T, satu airsoftgun, 13 buah kayu tongkat, satu palu, satu sabit, dua gelati, tiga parang, satu samurai, satu batako, satu tembak panah, dan lima ponsel.
“Kami jerat dengan Pasal 2 ayat (1) UU Darurat No.12/1951 yang mengatur tentang kepemilikan senjata tajam tanpa izin” tutur Ribut.

Previous ArticleNext Article