Pemilu dan Pilkada

Sekda Bantah Dugaan Pemkab Nias Barat Mefasilitasi Paslon Di Acara Panen Jagung


Hak Suara.comNias Barat, 18 September 2020. Viralnya Isu Dugaan Pemkab Nias Barat mefasilitasi salah satu Pasangan Calon Bupati yaitu ELMAR (Eliyunus Waruwu dan Mareko Zebua) pada acara panen jagung, Dibantah Sekda dan Juga Pemilik Lahan.

Isu tersebut bermunculan setelah beberapa pendukung ELMAR meposting di facebook foto Paslon kebanggaan mereka yang sedang berfoto dilahan jagung – dalam acara panen Jagung.

Dan beberapa jam kemudian, segelintir Netizen Fb, dan Bahkan media daerah menulis dan memberikan asumsi sendiri.

Ada yang mengatakan itu kesuksesan Nias Barat, ada yang mengatakan Eliyunus Waruwu hanya Numpang selfi, dan ada yang mengatakan Pemkab mefasilitasi Paslon ELMAR untuk menghadiri Penen Jangung tersebut, dan seterusnya.

Saat awak media menanyakan terkait isu tersebut kepada Prof. Fakhili Gulo (Sekda), mengatakan isu tersebut tidak benar.

Lanjutnya, Pemkab tidak mengundang Paslon Kepala Daerah dalam acara tersebut. Yang diundang adalah tokoh masyarakat yang terkait dan juga kelompok tani.

Secara teknis, Dinas Pertanian yang atur dan mengundang personil.

Jadi, Eliyunus Waruwu di undang dan hadir sebagai penampung jagung yang punya pabrik pakan ternak atau di undang atas nama pribadi.

Senada dengan pemilik Lahan jagung ELFIS GULO mengatakan ke awak media, isu tersebut tidak benar.

Seterunya elfis gulo mengatakan ke awak media, “Sebenarnya saya enggan menjelaskan ini karena saya adalah ASN dan tidak mau kalau ada segelintir orang menganggap saya ikut dalam politik”.

Namun saya juga harus menjelaskan hal ini karena sudah viral dimedia sosial Dan berharap jagung ini jangan di politisasi.

Pak Elyunus Waruwu diundang karna Beliau yang menampung jagung atau pembeli hasil jagung tersebut.

Jadi, beliau di undang atas Nama Pribadi / Salah satu Tokoh Masyarakat yang menampung Hasil Panen Untuk Makanan Ternak Ayam, saya tegaskan sekali lagi, beliau di Undang Bukan karena Beliau Calon Bupati ELMAR.

Dia alfis gulo membeberkan juga usaha tani jagung ini di mulai atas ide Pak ELIYUNUS WARUWU .

“Dulunya ini lahan karet dan kami bersihkan sebenarnya tujuan awal, di buka untuk pengembangan kota, tetapi karena belum ada yang mau kerjasama untuk pengembangan kota, akhirnya tidak jadi dan lahan tersebut belum bisa di manfaatkan.

Dan pada saat ketemu Pak ELIYUNUS dan berbincang – bincang, akhirnya beliau memberikan ide untuk membuka lahan jagung.

Seterusnya beliau ikut membantu memberikan bibit unggul dan bukan hanya itu, Pak ELIYUNUS juga tiap pulang kerja selalu melihat dan memerhatikan memberikan motifasi – motifasi kesaya dan juga memberitahukan bagaimana cara – cara merawatnya.

Nah karena kita kekurangan alat maka untuk mendapatkan atau agar dapat menggunakan alat fasilitas dari Pemerintah Daerah, maka harus bergabung di Kelompok Tani, akhirnya kami gabung di bawa naungan Dinas Pertanian.

Jadi kesimpulanya usaha Tani Jagung ini di buka atas ide dari pak eliyunus dan beliau ikut mefasilitasi dan juga membina itu benar.

Dan terkait kerja sama kepada Pemerintah Daerah / Pemerintah Daerah ikut mefasilitasi usaha jagung, itu juga benar.

Namun yang saya bantah adalah dalam pemodalan ketika ada yang bilang di modalin oleh pemerintah daerah itu salah, yang modalin adalah keluarga.

Hingga berita ini di tayangkan – dari pantauan media, masih ada netizen yang membahas masalah jagung.


Previous ArticleNext Article

4 Comments

  1. Hey There. I found your blog using msn. This is an extremely well written article. I’ll make sure to bookmark it and return to read more of your useful information. Thanks for the post. I will certainly comeback.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.