Ekonomi dan Bisnis

Sempat dihentikan, Tahun ini Pemkab Barut kembali Pungut Pajak Sarang Burung Walet

Sempat dihentikan, Tahun ini Pemkab Barut kembali Pungut Pajak Sarang Burung Walet

Muara Teweh, Hak Suara.com . Sempat dihentikan sementara pada tahun 2018 lalu, tahun ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah, kembali memberlakukan dan memungut pajak sarang burung walet, sebagaimana di atur dalam Peraturan Bupati Nomor 39 Tahun 2017 tentang harga patokan atau pasaran umum yakni dikenakan retribusi sarang burung walet sebesar 10 persen dari harga pasaran umum. “Mulai tahun ini pajak sarang burung kembali kami lakukan penagihan kepada pengusaha atau pembudidaya sarang burung walet dan juga melayani mereka yang datang langsung membayar ke kantor,” kata Kepala BPPD Kabupaten Barito Utara Aswadin Noor di Muara Teweh, Rabu (20/3).

Menurutnya, pajak sarang burug walet ini sudah diberlakukan sejak September 2017 lalu, karena kembali diberlakukan sehingga mulai awal lagi dan target pendapatannya hanya Rp20 juta untuk tahun ini.

“Jadi petugas kami sudah mulai melakukan penagihan sekaligus pendataan bagi pemilik sarang burung walet di daerah ini,” katanya.

Dikatakannya, untuk penerimaan pajak sarang burung walet tahun lalu (September – Desember 2017) sebesar Rp53,9 juta atau 107,82 persen dari target Rp50 juta.

“Untuk tahun 2018 pemerintah daerah menargetkan penerimaan pajak sarang burung walet itu mencapai Rp1,6 miliar.Namun karena dilakukan evaluasi sehingga dihentikan sementara,” kata dia.

Dia menjelaskan, saat ini jumlah sarang burung walet tersebar di sembilan kecamatan di Barito Utara mencapai seribuan lebih, namun yang baru membayar hanya sekitar 250-an pemilik sarang burung walet.

Rumah sarang burung walet 76 persen lebih berada di Kecamatan dan desa sehingga peran perangkat kecamatan dan desa dalam pemungutan pajak sarang burung walet semakin besar dan penting.

“Memang belum semua sarang burung walet tersebut berproduksi dan belum menjadi wajib pajak. Namun pemerintah daerah berkomitmen untuk mendukung pengelola rumah sarang burung walet yang telah dibangun dapat berproduksi sehingga mendorong perekonomian daerah dan akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.( syam raider)

Previous ArticleNext Article

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.