serba serbi

Demonstrasi Forum Perjuangan Pemutihan Utang (FPPH) di depan DPRD SULETENG

Forum Perjuangan Pemutihan Utang (FPPH) Berunjuk Rasa Di Depan DPR Provinsi Sulteng.

Palu-Haksuara. Com

Ratusan pengunjuk rasa long march dari titik kumpul Taman Gor Jl. Moh. Hatta
menuju kantor DPR Provinsi Sulawesi Tengah. menuntut agar hutang pinjaman dari beberapa Bank dapat dihapus.

Tuntutan pengunjuk rasa terkait pemutihan hutang yang telah di Sampaikan Wakil
Presiden Jusuf Kalla Kamis 31 Januari 2019 Usai rapat evaluasi dikantor Gubernur Sulteng.
Dengan Tegas mengatakan tidak ada penghapusan utang atau pemutihan hutang bagi debitur
yang berdampak bencana di Kota Palu, Sigi dan Donggala.
” Pemerintah hanya
memberikan keringanan bagi debitur yang berdampak bencana di Sulteng” tegas wakil presiden yusuf kalla.

Agenda dan tuntutan pertemuan pengunjuk rasa.

1. Petemuan kepada Gubernur Sulawesi tengah. Longki DJanggola untuk
mengeluarkan kebijakan tentang Penundaan Pembayaran Kredit minimal selama 12
(Dua belas) bulan yang diberlakukan untuk seluruh BANK Umum. Bank Swasta, Bank
Umum Syariah., Bank Umum Perkreditan rakyat dan perusahaan pembiayaan atau
Leasing.

2. Meminta kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tengah Abdul Kahar
untuk mendukung kebijakan Gubernur Sulawesi tengah tentang Penundaan
Pembayaran Kredit minimal selama 12 (dua belas) bulan yang diberlakukan untuk
seluruh Bank Umum, Bank Swasta, Bank Umum Syariah, rakyat dan perusahaan
pembiayaan atau Leasing.

3. Meminta kepada Bank Indonesia atau (BI) Sulawesi Tengah Untuk Mendukung
kebijakan gubernur sulawei tengah tentang penundaan pembayaran seluruh Bank
Umum, Bank Swasta, Bank Umum Syariah, rakyat dan perusahaan pembiayaan atau
Leasing.

4. Mendengarkan langsung SIKAP ketua DPRD Prov. Sulawesi Tengah Aminudin
Ponulele atas Pemutihan hutang kredit dan Penundaan Hutang kredit Bank Maupun
Leasing.

5. Mendengarkan langsung SIKAP anggota DPR RI Ahmad Ali atas Pemutihan Hutang
Kredit dan Penundaan Hutang Kredit Bank Maupun Leasing.

Hingga berita ini di ekspos belum ada kejalasan dari pembawa aspirasi Rakyat yang di mediasi langsung dari FPPH. ( A. iccang.)

Previous ArticleNext Article

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.