Politik dan Pembangunan

SUMPAH SETIA MAHASISWA DAN PEMUDA TERHADAP KEDAULATAN NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA

SUMPAH MAHASISWA DAN PEMUDA BUMI PUTRA NUSANI TERHADAP KEDAULATAN NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA

Perjalanan Sejarah Bangsa Indonesia tidak lepas dari peranan para pelajar dan pemuda untuk memerdekakan dan mempertankan bangsa Indonesia. Sejak awal kebangkitan nasional 1908 dengan berdirinya organisasi modern pertama yaitu Budi Utomo yang di pelopori pelajar dan mahasiswa di stovia mendorong berdirinya organisasi pergerakan pelajar dan pemuda waktu itu, dengan diikuti berdirinya organisas Jong Java (7 Maret 1915) Jong Sumatra Bond /Persatuan Pemuda Sumatra (9 Desember 1917), Jong Ambon (9 Mei 1920), Jong Celebes/Pemuda Sulawesi (1912), Jong Islamieten Bond/Pemuda Islam (1 Januari 1925), Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia/PPPI (September 1926),Pemuda Indonesia (27 Februari 1927), dll. Puncaknya dari pergerakan organisasi pemuda saat itu adalah di selanggarakannya Kongres Pemuda II pada tanggal 28 Oktober 1928 di Jakarta, hasil dari Kongres Pemuda tersebut yang dibacakan dan ditulis M. Yamin.
Kemudian pada masa revolusi Indonesia (1945-1949) peranan pemuda hadir dengan mendorongnya Proklamasi 17 Agustus 1945 dalam persitiwa Rengas Dengklong 16 Agustus 1945. Kemudian setelah Proklamsi 17 Agustus para tokoh-tokoh pemuda hadir untuk mempertankan Proklmasi Kemerdekan Indonesia diantaranya Jenderal Sudirman menjadi Panglima TNI pertama pada waktu TKR tanggal 12 November 1945 di usia ke-29 tahun. kemudian ada Bung Tomo yang menggelorakan semangat perang mengusir tentara sekutu (NICA) pada 10 November 1945, yang kita peringati hari ini sebagai Hari Pahlawan Nasional, pada waktu itu Bung Tomo masih berusia 25 tahun.
Pada peristiwa Gerakan 30 September 1965 mahasiswa hadir dengan gerakan Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI). Untuk mempertahankan Pancasila sebagai idiologi bangsa dari gerakan komunis yang hendak melakukan revolusi terhadap idiologi Bangsa Indonesia.
Pada peristiwa Reformasi 1998 mahasiswa menjadi penggerak dan pelopor untuk menghadirkan nilai demokrasi yang saat ini kita rasakan. Melihat dinamika sosial politik yang terjadi akhir-akhir ini adanya beberapa kelompok yang ingin memisahkan kedaulatan NKRI dan melakukan distegritas bangsa serta menghasut perpecahan diantara sesama anak bangsa.
Dengan kesadaran sejarah peranan mahasiswa dan pemuda sebagai perekat bangsa, maka kami sekelompok mahasiswa dan pemuda hari ini akan mendeklarasikan sumpah setia terhadap kedaulatan NKRI untuk menjaga kedaulatan bangsa, sebagai berikut:
SUMPAH SETIA MAHASISWA DAN PEMUDA
PADA KEDAULATAN NKRI
Bismillahirrohmanirrohim
Atas berkat dan rahmat Allah kami berjanji untuk mengisi kemerdekaan dengan mempertahankan kedaulatan NKRI.
Adapun sumpah setia kami sebagai berikut:
1. Kami bersumpah setia kepada kedaultan dan keutuhan NKRI
2. Kami bersumpah untuk mempertahankan idiologi bangsa pancasila dan UUD 1945 hingga akhir khayat kami
3. Kami akan mempertahankan kedaulatan ekonomi, politik, budaya, dan wilayah bangsa indonesia
4. Kami bersumpah menolak segala tindakan separatis, dan referendum serta perbuatan makar yang ingin memisahkan dari kedaulatan NKRI
5. Kami berjanji akan terus mengawal kebijakan pemerintahan yang sah untuk berpihak kepada kepentingan bangsa dan negara.
Jakarta, 16 Agustus 2019
Gedung Juang Jakarta
Ditandatangani Gabungan Perwakilan Mahasiswa dan Pemuda Se Jabodetabek
Zainuddin Arsyad (Pemuda Bumi Putera Nusantara)
Reza Hermawan (Korps Pendampingam Masyarakat)
Ginka Febrianti (Gerakan Cinta Indonesia)
Rahmat Isco. (Himpunan Mahasiswa Islam UMJ)
Rahmat (Badan Eksekutif Mahasiswa UMT)
Badan Eksekutif Mahasiswa Azzahrah
Badan Eksekutif Mahasiswa Borobudur
Badan Eksekutif STEBANK
Badan Eksekutif STAI Nurul Iman
Badan Eksekutif STTM Muhammadiyah
(Dan Puluhan Mahasiswa Se Jabodetabek)

Previous ArticleNext Article

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.