Terciduk KPK, Begini Sosok dan Harta Kekayaan Wisnu Kuncoro

    Direktur Teknologi dan Produksi Krakatau Steel Wisnu Kuncoro yang terjaring OTT KPK pada Jumat (22/3/2019)

    Jakarta,Haksuara.com,26/03/2019 – Direktur Teknologi dan Produksi Krakatau Steel Wisnu Kuncoro resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia ditangkap tangan telah menerima suap dari pihak swasta dengan barang bukti berupa uang Rp20 juta di Kawasan BSD, pada Jum’at (22/3/2019).

    Siapakah sebenarnya sosok Wisnu Kuncoro dan seberapa besarkah kekayaannya?

    Berdasarkan informasi dari situs resmi Krakatau Steel, Wisnu Kuncoro lahir di Solo pada tanggal 21 Januari 1963. Ia berkiprah di Badan Usaha Miik Negara (BUMN) produsen baja sejak 1990-an dengan posisi sebagai senior engineer.

    Wisnu menjabat sebagai Direktur Produksi dan Riset Teknologi KRAS sejak 29 Maret 2017. Sebelum menjabat sebagai Direktur Produksi dan Riset Teknologi, Wisnu juga pernah menjabat Direktur Utama PT Krakatau Engineering selama 2 tahun. Ia menjabat posisi tersebut dari tanggal 2015 hingga 2017.

    Adapun Wisnu juga sempat menjabat Direktur Utama anak perusahaan KRAS lain yakni Direktur Utama PT Krakatau Industrial Estate (2014-2015). Bahkan sebelum di Krakatau Industrial Estate, ia pun menjabat sebagai Direktur Utama PT Krakatau Daya Listrik pada tahun 2009-2014 dan Direktur Operasi PT Krakatau Daya Listrik tahun 2006-2009.

    Wisnu menempuh program S2 jurusan master Manajemen di Universitas Indonesia (UI). Selain itu, pihaknya juga pernah menempuh S2 master engineering di Universitas Indonesia (UI) tahun 1996.

    Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dirilis KPK, Wisnu tercatat memiliki total kekayaan mencapai Rp14,63 miliar.

    Diantaranya, berupa tanah dan bangunan senilai Rp5,5 miliar dan semuanya tercatat melalui hasil sendiri. Selanjutnya, berupa alat transportasi dan mesin senilai Rp296 juta.

    Yaitu, mobil Toyota Kijang Innova tahun 2005, mobil Toyota Yaris tahun 2013, mobil Honda Brio tahun 2015, dan motor Honda Vario tahun 2014. Semua kendaraan ini pun tercatat melalui hasil kekayaannya sendiri.

    Selain itu, Wisnu juga tercatat memiliki kekayaan berupa Harta Bergerak Lainnya Rp460 juta, Surat Berharga Rp2,6 miliar, dan Kas atau Setara kas Rp5,6 miliar. Keseluruhan harta tersebut tertera dalam LHKPN periode 2017, yang dilaporkan Wisnu pada 29 Maret 2018 lalu.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here