Hukum dan Kriminal

Terima Informasi Sebelum di Sergap

Haksuara.com,08/01/2019 — Keberadaan sosok Titing Saranani alias Tie Surya Saranani, masih misteri. Tim Cyber Crime Polda Sultra belum mampu melacak kebaradaan tersangka pencemaran nama baik yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Polisi mengepung rumah milik Titing Saranani di Jalan Mayjen Sparman, Kelurahan Kemaraya Kecamatan Kendari, sekira pukul 19.00 Wita, Minggu (6/1) malam setelah mendapat informasi bila tersangka berada di rumahnya. Namun upaya penangkapan yang dilakukan polisi, gagal. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Titing diduga lebih dulu mendapat informasi sehingga berhasil melarikan sebelum polisi datang.
Operasi penangkapan ini menjadi tontonan warga sekitar. Polisi yang tak tau keberadaan Titing tetap melakukan penyelidikan. Kabar ini dibenarkan oleh Kasubbid PID Humas Polda Sultra, Kompol Dolfi Kumaseh. Kata Dolfi upaya penangkapan Tie Saranani oleh Tim Cyber Crime Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) sepertinya bocor. “Karena di rumahnya, Jalan Mayjen Sparman, Kelurahan Kemaraya, Kecamatan Kendari, Kota Kendari sudah tidak ada. Polisi terus melakukan pengejaran kepada tersangka, karena wanita tersebut sudah menjadi DPO Polda Sultra,” katanya.
Menurut Direktur Ditreskrimsus Polda Sultra, polisi pernah melakukan melacak Titing. Informasinya, tersangka kerap kali berpindah tempat. Titing bahkan pernah terlacak di Kota Bali, dan beberapa daerah lainnya. Untuk itu, polisi sebelumnya melakukan pencekalan kepada wanita tersebut. Untuk diketahui, Tie Surya Saranani ditetapkan sebagi DPO oleh Pold Sultra berdasarkan surat nomor Pol/DPO/-7/2018/Tipideksus Polda Sultra. Titing merupakan tersangka yang ditetapkan karena melakukan pencemaran nama baik kepada Rektor UHO Prof Muhammad Zamrun.

Previous ArticleNext Article

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.