Umum

Ternyata Suara Aneh dari Langit di kabupaten Pekalongan – Jawa tengah

Jakarta,Haksuara.com- Misteri suara yang meraung-raung di langit Pekalongan hingga Kabupaten Semarang belum terang betul. Namun, pesawat Antonov An-12BP terdeteksi melintas di Pantura Jawa berbarengan dengan suara meraung-raung yang didengar warga.

Warga Pekalongan, Kabupaten Semarang, hingga Blora mendengar suara misterius yang meraung-raung di langit pada Jumat (14/12) dini hari. Dari pengakuan warga, suara tersebut mirip seperti suara pesawat yang pernah dilihat dalam sebuah film-film perang masa perjuangan kemerdekaan.

“Saya mendengarnya agak jelas. Seperti suara pesawat lawas dalam film-film itu. Suaranya terdengar sekitar 20 detik,” kata Wawan warga Kajen, Jumat (14/12). Bersamaan dengan waktu warga mendengar suara itu, situs Flight Radar 24 mendeteksi adanya pesawat Antonov An-12BP yang terbang di langit Pantura. AirNav pun membenarkan pesawat jenis Antonov An-12BP melintas saat itu.

“Betul. (Rute) Jakarta-Melbourne,” kata Manajer Hubungan Masyarakat AirNav Indonesia Yohanes Harry Sirait ,Sabtu (15/12/2018).

Pada situs Flight Radar 24, maskapai yang memakai pesawat Antonov An-12BP itu adalah Ukraine Air Alliance. Maskapai asal Ukraina itu mengoperasikan Antonov An-12BP dengan nomor penerbangan UKL 4082.

Di situs Flight Radar 24, terlihat garis putus-putus pada rute pesawat tersebut. Rupanya garis putus-putus itu bukan berarti pesawat tak terdeteksi oleh AirNav Indonesia.

“Kalau di kami terdeteksi semua,” ujar dari situs Flight Radar 24, pada pukul 05.40 PM UTC atau 00.40 WIB, Jumat (13/12), pesawat Antonov An-12BP dengan nomor registrasi UR-CGW melintas di langit Purwakarta, Jawa Barat, pada ketinggian 15.350 kaki. Sekitar pukul 01.00 WIB, warga di Pekalongan, Kabupaten Semarang, hingga Blora mengaku mendengar suara meraung-raung.

Meski AirNav membenarkan pesawat itu melintas, tak ada keterangan resmi bahwa itu merupakan sumber bunyi misterius tersebut. Adapun TNI AU melalui akun Twitter yakin bahwa sumber bunyi misterius itu bukan dari pesawat Antonov An-12BP. Sedangkan pengamat penerbangan yang juga Komisioner Ombudsman, Alvin Lie, berpendapat sebaliknya.

Previous ArticleNext Article