Pendidikan dan Teknologi

Tim Wasdalbin LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi Kunjungi Kampus Stik Famika Makassar

HAKSUARA.COM, SUNGGUMINASA –

Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan (STIK) Famika  Makassar mendapat kunjungan dari Tim Pengawasan, Pengendalian dan Pembinaan (Binwasdal) LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi, Selasa (12/11/2019).

Tim Binwasdal LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi  tersebut dipimpin Muh. Tahir Hamzah, ST. MM (ketua tim), Sukmawati, SE., M.Ak (anggota), dan Januar Lestari, S.Kom., M.Ak (anggota).

Tim Binwasdal LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi diterima di Ruang Rapat Kampus Stik Famika Makassar oleh Sekretaris Yayasan Ns. Wahyuddin, SE., S.Kep, Ketua DR. Ns. Yudit Patiku, S.Si., S.Kep., M.Kes, Pembantu Ketua II Ns. Robertus, Masyhuri, S.Kep., M. MKep, Pembantu Ketua III Risman Wanci, S.Pd., M,Hum, Ka. Prodi Keperawatan Ns. Ambo Anto, S.Kep., M.MKep, Ka BAAK Ns. Septi Hendy Telaumbanua, S.Kep dan sejumlah pejabat Stuktural, Dosen dan Staf  lingkup Stik Famika Makassar.

Tim Binwasdal LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi ini melaksanakan tugasnya untuk meningkatkan mutu perguruan tinggi sesuai dengan SK Mendiknas No.184/V/2001 tentang Binwasdal,

Terkait dengan tugas Binwasdal itu, jika ada perguruan tinggi yang keluar dari jalur tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku maka Kopertis berhak melakukan pembinaan kepada perguruan tinggi bersangkutan.

Puji STIK FAMIKA Makassar

Pada kesempatan itu Muhammad Tahir Hamzah sangat terkesan dengan pengelolaan pendidikan di lingkup Perguruan Tinggi Keperawatan termasuk Stik Famika Makassar dan bahkan ia menyarankan layak dicontoh oleh perguruan tinggi lainnya.

“ Biasanya kami dari Binwasdal LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi membutuhkan dua sampai tiga hari memeriksa terkait peningkatan mutu perguruan tinggi sesuai dengan SK Mendiknas No.184/V/2001 tentang Wasdalbin, tapi Alhamdulillah kurang dari satu hari kami selesaikan, dan Perguruan tinggi ini khususnya Jurusan keperawatan, konflik internal rentan sekali terjadi, namun faktanya hampir tidak pernah terjadi karena manajemen organisasinya dikelola secara profesional,” ujar Tahir.

Berdasarkan hasil penilaian instrumen Biwasdal LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi, hanya di temukan 16  yang perlu di perbaiki dari 46 penilaian.

“ Dari 16 hasil temuan ini bukanlah hasil temuan yang fatal, melainkan hasil temuan yang perlu di lengkapi salah satunya adalah ketidaksesuaian data dosen riil dengan LLDIKTI karena ada beberapa dosen yang masih terdaftar di LLDIKTI, namun sudah tidak aktif di kampus Stik Famika, lanjut  Tahir.

“Hal berbeda yang terjadi di beberapa perguruan tinggi lainnya,dimana dalam memeriksa kami membutuhkan kurang lebih dua hari” tegas Amir.

Dalam kunjungan tim Binwasdal, menanyakan beberapa hal seperti dalam bidang akademik meliputi, jumlah mahasiswa aktif pada semua prodi, buku pedoman akademik, buku induk, KRS, KHS, kalender akademik, data mahasiswa, IPK tertinggi dan yang terendah.

Lalu lama masa studi, data kegiatan mahasiswa, juga terkait dengan bidang ketenagaan termasuk rekapitulasi jumlah dosen tetap yayasan dan dosen luar biasa, juga termasuk beban kerja dosen dalam satu semester dan lainya. (*)

Previous ArticleNext Article

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.