Hukum dan Kriminal

Wanita Lagi sholat di Masjid dipukul dengan orang Tak dikenal

Haksuara.com ( 30-12/2018) – Warganet dihebohkan dengan beredarnya video wanita salat dipukul balok hingga terkapar di dalam masjid. Kasus itu terjadi di dalam masjid Al-Istiqomah Antasari, Samarinda, Kalimantan Timur.
Rekaman CCTV masjid memperlihatkan detik-detik wanita yang sedang melaksanakan shalat Zuhur dihantam balok hingga jatuh menggelepar-gelepar di lantai.
Wanita yang menjadi korban pemukulan diketahui bernama Merrisa Ayu Ningrum (20). Kejadian bermula saat Merrisa sedang khusuk melaksanakan shalat Zuhur.
Wanita shalat dipukul balok di dalam masjidAl-Istiqomah Antasari
Tiba-tiba dari arah belakang, muncul laki-laki membawa balok. Pria berkopiah putih dan menggunakan baju koko itu langsung memukul kepala belakang Merrisa dengan sangat keras.
Seketika Merrisa jatuh. Pria itu kemudian berusaha mengambil tas milik Merrisa. Namun Merrisa masih bisa bergerak. Dia menghalangi pria itu dengan kakinya.
Gagal mengamil tas, pelaku kembali menghantam Merrisa yang sudah tidak berdaya. Pukulan kedua mengenai wajah Merissa. Selanjutnya, pelaku lari keluar masjid.
Merrisa mencoba bangkit. Namun pukulan keras di bagian kepalanya membuat wanita itu sempoyongan. Ia berusaha bangkit, tapi terjatuh. Bangkit lagi, jatuh lagi. Setelah berusaha sekuat tenaga, Merrisa akhirnya bisa berdiri dan mengejar pelaku keluar masjid.
Video ini dibagikan oleh pemilik akun Michiko Meiliana‎ di grup Bubuhan Samarinda. Michiko Meiliana‎ menyertakan KTP diduga pelaku berinisial MJ.
Pria kelahiran Sangsanga 19 Januari 1973 itu beralamat di Jalan Teratai, Desa Sangsanga Dalam, Kecamatan Sangsanga, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
“Mohon info klo ada yg liat orang ini disekitaran samarinda, tolong japri saya, ini orang udh ditolong sama pihak masjid, untuk menginap di masjid, teryata kmrn siang dia mukul orang lg sholat, berusaha mengambil barang si ibu itu, kejadian di Masjid Al-istiqomah Antasari,”.

Previous ArticleNext Article

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.